Wisata Religi Banten Lama Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung Mulai Lebaran Kedua

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Libur Lebaran dijadikan momen untuk berkumpul bersama keluarga dan liburan ke berbagai wisata dipenjuru daerah, di Banten khususnya di Kota Serang, puluhan ribu masyarakat dari lebaran ke dua sampai ketiga hari ini mengunjungi wisata religi Banten lama,

Masjid Agung Banten Lama yang menjadi Ikon Provinsi Banten ini ramai dikunjungi wisatawan lokal dan luar daerah, Jumat, 07/06/2019.

Mulai Kamis 06 Juni 2019 pagi peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan wisata religi Banten Lama mulai mengalami peningkatan yang cukup drastis. Menurut pantauan, diperkirakan puluhan ribu kendaaraan memasuki kawasan Banten Lama.

“Ada puluhan ribu kendaraan dari pagi hingga malam hari, didominasi kendaraan roda dua,” kata Kapolsek Kasemen, AKP Mohammad Cuaib kepada awak media di Pertigaan Karang Serang, Kota Serang, Jum’at, 7/6/2019.

Baca Juga:  Kapolda Banten Kunjungi KPU, Cek Kesiapan Pengamanan Personil

Para pengunjung diharapkan untuk mengutamakan keselamatan dengan mendengarkan arahan dari petugas yang berada di sekitar lokasi.

“Semua ada 37 Personil dari Kepolisian, TNI dan Dinas Perhubungan Kota Serang, ada dua posko kami bangun, Posko Pengamanan di Pertigaan Karang Serang dan Satu Posko Pelayanan di Kawasan Masjid Agung Banten Lama,” tambah AKP Mohammad Cuaib.

“Jangan terburu-buru dengarkan imbauan petugas, karena kita sistem Contra Flow kita terapkan namun menyesuaikan dengan kondisi lalu-lintas, semua demi kelancaran dan keselamatan para pengunjung,” tegas Kapolsek Kasemen.

Wakapolres Serang Kota Kompol Muhamad Andra Wardhana juga melakukan pengecekan sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah hukum Polres Serang Kota pada saat Arus Wisata. Selain menjadi jalur perlintasan menuju tempat wisata Kota Serang Juga memiliki tempat wisata religi yang juga menarik banyak wisatawan usai hari raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Pilkada Damai Di Tengah Pandemi, Menguji Kepedulian Para Calon

“Kita cek kesiapan Posko Pengamanan dan Pelayanan mengingat arus wisata sudah mulai terlihat, kita antisipasi kemacetan panjan dan mungkin akan dibuat rekayasa lalu-lintas satu arah, namun jika kondisi memungkinkan. Perssonil dilapangaan juga harus melakukan mapping area untuk mencari jalur alternatif lain dan mengalihkan lalu-lintas agar kemacetan dapat terurai,” Kata Wakapolres Serang Kota Kompol Andra Wardhana.

Seperti diketahui pada arus wisata Kota Serang selalu menjadi jalur perlintasan dan jalur wisata. Para pengunjung yang melintas jalan diminta untuk selalu mengikuti arahan dari petugas demi kenyamanan dan keselamatan serta kelancaran lalu-lintas.

“Jangan memaksakan diri ikuti arahan petugas, jika merasa lelah dan sakit dapat beristirahat sejenak di Posko-Posko terdekat dan kembali melanjutkan perjalanan jika dirasa sudah membaik,” pungkasnya. (KI)

Baca Juga:  Kegiatan Workshop Mendongeng Meriah