Wibowo : Selama Mudik dan Arus Balik 2019, 12 Orang Tewas

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Ditrektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten mencatat sebanyak 25 kejadian kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri di wilayah hukum Polda Banten. Dari jumlah itu, sebanyak 12 orang meninggal dunia.

Menurut data, kecelakaan lalu lintas yang tercatat sejak 29 Mei hingga 10 Juni 2019, sebanyak 25 kejadian yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

Adapun korbanya mencapai 49 orang, dengan rincian 12 orang meninggal dunia, 2 orang mengalami luka berat dan 35 orang mengalami luka ringan.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo mengatakan dari data tersebut disimpulkan bahwa kecelakaan lalu lintas di Polda Banten mengalami penurunan kasus sekitar 29 persen dari tahun 2018. Sedangkan untuk korban meninggal turun 20 persen, luka berat turun 83 persen dan luka ringan turun 34 persen dari tahun lalu,

Baca Juga:  6 Pejabat Utama Polres Serang Kota Resmi Diserahterimakan

“Jumlah kecelakaan turun 10 kasus, meninggal dunia turun 3 orang, luka berat turun 10 orang dan luka ringan turun 20 orang,” katanya seperti dilansir oleh BantenRaya, Selasa, (11/6/2019).

Menurut Wibowo, adapun rincian korban meninggal paling banyak terjadi di kawasan Kabupaten Serang dengan 4 korban tewas, Pandeglang 2 orang, Tangerang 2 orang, Cilegon, Lebak dan Kota Serang masing-masing 1 orang.

“Rata-rata kecelakaan lalu lintas ini di dominasi oleh kecelakaan roda dua. Untuk kerugia materi tahun ini hanya Rp88 juta lebih,” ujarnya.

Selain data kecelakaan, Wibowo mengungkapkan Ditlantas Polda Banten juga telah mencatat sebanyak 5.065 perkara pelanggaran lalu lintas dalam operasi Ketupat Kalimaya 2019 ini. Dari jumlah itu, 3.550 pelanggar hanya mendapat teguran dan 1.515 pelangga di tilang.

Baca Juga:  Tersengat Aliran Listrik, Seorang Pekerja OB di Kantor Desa Kadukempong Tewas Ditempat

“Untuk pelanggaran lalu lintas pada tahun ini mengalami kenaikan sekitar 14 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wibowo menambahkan untuk data pemudik yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera selama 10 hari, tercatat sebanyak 1.166.249 orang yang menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak.

“Penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak turun 1 persen. Tahun lalu sebanyak 1.174.578 orang dan tahun ini hanya 1.166.349 orang yang menyeberang. Atau turun 8.229 orang,” tambahnya. (ABT)