Wasekjen Golkar Ali Mochtar Ngabalin Minta Informasi Ke KPK

Beritatransparansi.com. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengklarifikasi laporan-laporan masyarakat terhadap kader-kader Golkar yang sedang dipersiapkan menjadi calon kepala daerah. Awalnya, Ngabalin ingin bertemu Ketua KPK Agus Rahardjo.

Seperti yang dilansir dari hukumonline.com, menurut Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, tidak ada agenda untuk bertemu pimpinan KPK. Alhasil, Ngabalin hanya bertemu dengan petugas Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.

Dalam pertemuan tersebut Ngabalin meminta informasi terkait nama-nama kader Golkar yang dilaporkan ke KPK.

Yuyuk langsung menanggapi bahwa pelaporan itu sifatnya rahasia, dan KPK pun tidak bisa memenuhi informasi yang diminta oleh Ngabalin. “Wasekjen Golkar datang meminta klarifikasi calon kepala daerah yang dilaporkan ke KPK. KPK tidak bisa memberikan informasinya, karena kalau pelaporan yang masuk ke KPK itu, sifatnya masih rahasia,” katanya, Selasa (8/7).

Baca Juga:  KI Kalbar Studi Banding ke KI Banten Bicarakan Soal PSI

Ngabalin menjelaskan bahwa alasan meminta informasi tersebut adalah karena Golkar tengah mempersiapkan kader-kadernya untuk mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Februari 2017. Dalam waktu dekat, DPP Golkar akan menetapkan pasangan bakal calon kepala daerah untuk wilayah Papua dan beberapa kabupaten di wilayah timur.

Ngabalin mengaku tidak hanya KPK, dia juga akan mengkonfirmasi ke Kejaksaan dan Kepolisian. Apabila nama-nama itu terklarifikasi bermasalah, Ngabalin menegaskan, Golkar tidak segan-segan membatalkan pencalonan mereka. “Kami tidak mau setelah ditetapkan atau terpilih jadi Bupati, sebulan kemudian ditahan oleh KPK,” tuturnya. (bt)

Sumber