Walikota : Jika Ada Yang Perjual-belikan Bangku Peserta, Turun Jabatan !

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Walikota Serang Syafrudin akan tindak tegas jika ada kepala sekolah yang ketahuan menjual belikan bangku saat menerima peserta didik baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Serang, hal tersebut dikatakan Syafrudin saat ditemui dikantornya, Kamis, (13/6/2019),

Pembukaan Pedaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online yang akan dimulai pada tanggal 17 Juni sampai 24 Juni 2019 tingkat SMP di Kota Serang ini sudah berada di depan mata, ia mewanti-wanti kepada guru mapun kepala sekolah jangan sampai jual beli bangku terjadi,

“Kita sudah membuat aturannya dengan benar, dan tidak akan ada jual beli kursi tersebut,” kata Syafrudin

Syafrudin juga mengakui, telah menyiapkan sanksi tegas berupa penurunan jabatan, bagi Kepala Sekolah SMP yang berani menjual belikan kursi pada PPDB Online tingkat SMP.

Baca Juga:  Pendekar Banten Dukung Erick Tohir Jalankan Tugas Negara Demi Kepentingan Rakyat

“Jika memang terbukti bener ada sekolahan yang jual beli kursi, tidak pikir panjang. Kepala Sekolah langsung diturunkan jabatannya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknnya sudah memastikan tidak akan ada kendala maupun gangguan, dalam pelaksanaan PPDB Online. Dikarenakan, server maupun Sumber Daya Manusia (SDM) sudah disediakan.

“Jadi saya pastikan, semua kelengkapan sudah memadai. Tidak akan ada gangguan baik untuk server maupun kekurangan SDM,” tegasnnya.

Seperti diketahui, jumlah SMP di Kota Serang terdapat 79 Sekolah, dari Negeri maupun Swasta. (KI)