Waktu Tunggu, Pelayanan dan Pemanfaatan Titipan Dana Haji Harus Dievaluasi

Ist

Serang, beritatransparansi.com – Rapat Koordinasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Banten, bertempat di Aula Kediaman H Mamun Syahroni, di Kawasan Ciracas, Kota Serang, dimulai sejak pkl 13.00-16.30. Hadir pengurus IPHI Provinsi dan Kabupaten Kota diantaranya KH Mamun Syahroni, H Amas Tadjuddin, H Dedy A Supardi, H Amin Riyadi, H Arif F Kota Tangerang, H Adung A Mukti Kota Serang, H Khaerul Saleh Serang, DR H Wawan Wahyudin serang, H Anhar Bardani Serang, H Kasiful Kurob, dan Rossi Rovano, (10/2/2017).

Menanggapi rapat tersebut H Amas Tadjuddin sebagai pemerhati Sosial Keagamaan yang juga Sekretaris Umum MUI Kota Serang menyampaikan pendapatnya bahwa rakor ini merupakan momentum penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah dan para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umroh. Persoalan pengelolaan haji dan Umroh selalu ada masalah, waktu tunggu antri yang cukup lama dapat membuat prustasi jamaah, pemanfaatan dana tabungan jamaah yang dititipkan di perbankan harus lebih efektif, fluktuasi harga atau ongkos naik haji mestinaya diimbangi dengan pelayanan yang berkualitas terhadap calon jamaah, terutama saat berada di Makkkah Madinah.

Baca Juga:  Pemkab Tuba Terima Penghargaan Dari Merdeka Award 2021

Selanjutnya Amas menekankan pentingnya mengusulkan IPHI Aword dalam Rakernas bulan april mendatang, agar pemerintah daerah terketuk hatinya untuk membantu IPHI di daerahnya.

Anggota IPHI jumlahnya sangat besar jika saja dapat dimobilisasi niscaya memiliki kekuatan besar yang pasti mampu membendung berkembangnya pengaruh komunisme dan faham gerakan radikal terorisme di Indonesia.

Demikian juga IPHI sangat strategis menggalang kekuatan sosial ekonomi dan politik sekalipun, karena anggota IPHI secara ekonomi sudah memiliki kemandirian bersikap dan berpendapat serta berkualitas.(Tob)