Tim Bareskrim Mabes Polri Memburu Pengunggah Berita Hoax

Beritatransparansi.com, Jakarta – Tim Bareskrim saat ini sedang memburu pelaku terkait berita bohong (hoax) mengenai intruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tersebar di media sosial (medsos). Tito memerintahkan jajarannya untuk memeriksa tokoh senior PAN Amin Rais.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan pihaknya akan menangani kasus penyebaran berita hoax yang merugikan orang lain. Bila ada unsur pidana, polisi akan memprosesnya.

“Polri akan menangani secara adil dan merata. Kami ingin menjelaskan kepada publik (penyebaran berita bohong) itu tidak benar di era hegemoni informasi. Kalau ada orang yang menyampaikan sesuatu tidak benar, harus dijelaskan itu tidak benar biar masyarakat mengetahuinya,” kata Irjen Boy Rafli seperti dilansir dari detikcom, Senin (17/10/2016).

Baca Juga:  Pemprov Banten Raih Apresiasi Dari Kementerian Keuangan Atas Predikat WTP 2019

Boy juga menjelaskan bahwa berita hoax bisa menyesatkan masyarakat. “Mungkin perlu dijelaskan informasi yang mengandung ketidakbenaran dan merugikan masyarakat, bisa menyesatkan masyarakat”. Ujar Boy.

Pelurusan informasi sekaligus penanganan terhadap para penyebar informasi sesat ditegaskan Irjen Boy menjadi salah satu tugas Polri selain menangani kejahatan umum atau pun kejahatan di bidang ekonomi.

“Berdasarkan hukum yang ada bisa (ditindak),” ujarnya.

Divisi Humas Polri dalam halaman facebook kemarin (16/10/2016) juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan info-info yang tidak bertanggungjawab dan bersifat adu domba. (bt/red)