Tiga Orang Bandar dan Pemakai Ini diamankan Polsek Terbanggi Besar Lampung Tengah

kapolsek dan kanit res Polsek Terbanggi Besar Akp. Saifullah dan Ipda Anwar Halusi saat ekspose di mapolsek terbanggi besar, jum'at (16/12/16.)
kapolsek dan kanit res Polsek Terbanggi Besar Akp. Saifullah dan Ipda Anwar Halusi saat ekspose di mapolsek terbanggi besar, jum'at (16/12/16.)

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah – Polsek Terbanggi besar Lampung Tengah mengamankan tiga orang yang merupakan pengedar dan pemakai narkoba. Ketiganya adalah Muksin (56), warga Kampung Komering Kecamatan Gunung Sugih, Joko Purnomo (40) warga Desa Jayaguna Kecamatan Margatiga Lampung Timur dan Andi alias Emon (28), warga Kampung Terbanggi Besar.

 
Menurut Kapolsek Terbanggi Besar AKP Saifullah, ketiga tersangka di tempat terpisah. “Kita tangkap di tempat terpisah. Joko di tangkap sekitar Rumah Makan Siang Malam pada Kamis (15/12) sekitar pukul 14.00 WIB, Tersangka ini merupakan kurir. Dari tangan tersangka diamankan satu paket kecil sabu-sabu (SS),” ujar Kapolsek kepada wartawan.
 

Kemudian Muksin, kata Saifullah, ditangkap di tempat Karaoke Bali, Kelurahan Bandarjaya Barat, ketika sedang main biliar. “Ditangkap di tempat karaoke semalam. Dari tangan tersangka diamankan tujuh paket SS dan senpi rakitan berikut 5 butir peluru aktif,” ujarnya.

 

Selanjutnya Emon, kata Saifullah, ditangkap di kediamannya saat mengonsumsi SS. “Kita dapat informasi ada yang pakai SS. Kita langsung lakukan penangkapan pada Jumat (15/11) pukul 11.00 WIB. Kita amankan bong berikut pipetnya berikut plastik bening bekas SS,” ungkapnya.
 

Sementara Joko yang berprofesi sebagi sopir ini mengaku membeli barang haram itu dari temannya. “Beli dari teman. Harganya Rp300 ribu,” akunya singkat
Sedangkan Muksin yang merupakan staf UPTD Pendidikan Gunungsugih ini mengelak dikatakan bandar dan pengedar. “Saya bukan bandar. Cuma pakai saja. Senpi itu bukan milik saya. Milik teman yang digadaikan,” elaknya.
Di sisi lain, Polsek Terbanggi Besar juga mengamankan dua orang penjudi kartu. Yakni Pujianto (37) dan Adi Sanjaya, keduanya warga Kelurahan Bandarjaya Timur. Keduannya di tangkap di belakang Rumah Makan Gadang Jaya, Kelurahan Bandarjaya Timur, Kamis (15/12) sekitar pukul 21.30 WIB. (Tam/red)