SMK Negeri 1 Seputih Agung Wakili Wilayah Tengah Lomba Sekolah Sehat.

Beritatransparansi.com, – Lampung Tengah, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Seputih Agung ikut lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Lampung Tengah.  Sekolah yang dinilai oleh tim penilai dari dinas pendidikan Kabupaten Lampung Tengah , Kamis(20/10/16).

 

Lomba tingkat Kabupaten sendiri di bagi menjadi tiga wilayah. Yakni Barat, Timur, dan Tengah. Wilayah Barat diwakili Kecamatan Kalirejo, wilayah Timur diwakili oleh Kecamatan Seputih Raman, dan Tengah sendiri diwakili SMKN 1 Seputih Agung.

 

“ya kegiatan kita hari ini merupakan adalah kegiatan penilaian lomba sekolah sehat atau UKS. Kebetulan hari ini SMK N 1 Seputih Agung yang akan di nilai. Penilain sendiri meliputi semua aspek dari pertama masuk sekolah hingga ruang kelas, laboratorium, dan kantin.” Ungkap ketua tim penilai Mungingatun

 

Selain dari itu dalam lomba ini nanti akan kita peroleh juara 1,2 dan 3. Nantinya siapapun yang juara  1 maka mereka berhak mewakili kabupaten Lampung Tengah lomba sekolah sehat di tingkat provinsi. “Pendapat saya juga SMK N 1 Seputih Agung sangat baik dalam tingkat kebersihan lingkungannya dari depan sekolah hingga ke halaman belakang,” Tegas ketua tim

 

Kepala sekolah SMK N 1 Seputih Agung  Edi Cristanto juga menambahkan. Sebenarnya ada atau tidaknya lomba sekolah  budaya bersih, budaya sehat budaya disiplin ini memang sudah kita terapkan di sekolah kita. Kebanggan bagi kami untuk dapat mewakili Lampung Tengah di tingkat provinsi nantinya. ini juga merupakan kehormatan bagi kami untuk lebih baik lagi.

 

“Karena ini saya katakan tadi merupakan hal yang sudah biasa kita lakukan. persiapan secara khusus memang tidak kita lakukan . karena setiap kita memang seperti ini artinya kebersihan ini kita jaga anak-anak berperilaku disiplin bersih ini setiap hari ini memang kita lakukan,” tegas kepala sekolah.

 

Dikatakan, “Dengan dilakukannya penilaian ini kami harus selalu memiliki rasa optimis, kita dalam menjalani semuanya. Memang semuanya dalam kondisi apa yang dinginkan oleh tim penilai sehingga kita melakukan ini tidak mengada-ada. kita bersih ini bukan karena mau dinilai tapi bersih ini merupakan budaya kita,” jelas Edi Cristanto.

 

Menanggapi ada dua sektor yang harus diperbaiki merupakan sebuah tantangan tersendiri, Yang pertama kantin, “kantin ini belum terintegritas sehingga untuk melayani siswa 880 orang. Nantinya sekolahan memiliki program kedepannya kantin ini akan di intregritaskan atau di pusatkan menjadi  satu tempat, nah ini nanti yang akan kita lakukan,” pungkas Edy.

 

Yang kedua adalah tempat ibadah 880 siswa tidak mungkin akan ketampung dengan tempat ibadah yang saat ini digunakan. “Dua ini lah yang menjadi PR kita nanti kedepan bila lolos di tingkat kabupaten dan mewakili lampung tengah di provinsi,” ujarnya. (Angga/red).