Sesosok Wanita Yang Ditemukan Berlumuran Darah di PCI Bernama Ratna Simanjuntak

BeritaTransparansi.co.id, Cilegon – Sesosok wanita yang ditemukan berlumuran darah disebuah toko di Komplek PCI, Cilegon bernama Ratna Simanjuntak.

Menurut keterangan warga setempat yang bernama Catur bercerita mendapatkan informasi awal itu sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tak lama, tim Polres Cilegon sudah tiba dilokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit.

“Ada (tinggal sama) anaknya 2, Brian sama Veronica, ada juga adiknya, Arta Simanjuntak. Toko sembako, kerja sebagai rentenir (juga),” kata Catur yang juga merupakan Staf Lurah setempat, Selasa (27/8/2019).

Tetangga korban bernama Lusiana, menjelaskan kalau Ratna Simanjuntak merupakan seorang janda. Dia pun kaget mendengar kabar tetangganya bersimbah darah. 

Baca Juga:  Tahapan Monev Badan Publik, Masuki Babak Presentasi

“Suaminya sudah meninggal lama, sakit ginjal. Tinggal sama anaknya. Jarang ketemu kita,” ujar Lusiana ditempat yang sama.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab wanita renta bernama Ratna Simanjuntak, tewas bersimbah darah di dalam rumah toko (ruko) dua lantai miliknya.

Pihak kepolisian dari Polres Cilegon, telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sejak pukul 10.00 wib hingga pukul 13.00 wib.

“Kita baru olah TKP aja, semua alat bukti kita kumpulkan baru bisa kita simpulkan. Barang bukti kita bawa juga (ke Mapolres Cilegon),” kata Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini, ditemui dilokasi kejadian usai olah TKP, Selasa (27/08/2019).

Pihaknya belum bisa menjelaskan korban mengalami luka dibagian tubuh mana saja, dan penyebab luka tersebut disebabkan oleh apa. Namun berdasarkan foto yang beredar di group What’s App, korban bernama Ratna Simanjuntak mengalami luka seperti gorokan di leher bagian depan.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Badan Publik Tetap Berikan Layanan Informasi Publik

“(Luka dimana saja) saya belum tahu, saya belum ke rumah sakit. (Penyebab kematian) itu nanti biar dokter saja yang menjelaskan,” terangnya.

Zamrul mempersilahkan keluarga korban mengambil pakaian yang bagus, untuk dikenakan oleh jenazah Ratna di rumah sakit. Lantaran Ratna beragama Nasrani.

Pengambilan pakaian bagus untuk dikenakan korban, dikawal oleh pihak kepolisan dari Polres Cilegon. Akses lalu lintas di depan ruko yang dijadikan tempat berjualan sembako dan salon kecantikan ini sempat macet, lantaran banyak warga yang berhenti untuk melihat lokasi kejadian.

“Tadi pihak keluarga mengambil baju milik korban. Karena beliau beragama Nasrani, jadi harus menggunakan pakaian yang bagus,” jelasnya.

Informasi yang diterima BeritaTransparansi.co.id saat ini, Ratna Simanjuntak diduga melakukan bunuh diri karena terlibat hutang dan penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh. (0KI)

Baca Juga:  Polres Serang Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Sepatu Milik PT PWI