Sengketa Informasi, KI Pusat Kabulkan Permohonan Kontras

Beritatransparansi.com, Jakarta – Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) pada hari Senin lalu (10/10/2016) membacakan putusan terkait perkara sengketa informasi publik dengan nomor register 025/IV/KIP-PS/2016 antara Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS) terhadap Kementerian Sekretariat Negara RI.

Sengketa informasi ini bermula dari Kontras meminta informasi terkait hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus meninggalnya Munir dan alasan mengenai belum diumumkannya hasil penyelidikan TPF namun sampai kepada prosedur surat keberatan Kontras selaku Pemohon Informasi sudah menerima tanggapan dari Termohon namun tidak sebagaimana yang diminta, maka Pemohon mengajukan penyelesaian sengketa ini di KI Pusat yang berkedudukan di Gedung PPI, Jakarta Pusat.

Baca Juga:  Menangkan Tatu Relawan PRABU Sasar Suara Milenial

Ketua Majelis Komisioner Evi Trisulo Dianasari menyatakan dalam amar putusannya bahwa informasi yang dimohonkan Pemohon adalah bersifat wajib diumumkan untuk ke publik dan memerintahkan Kementerian Sekretariat Negara untuk mengumumkan informasi berupa pernyataan sebagaimana tertuang dalam tanggapan atas keberatan informasi publik melalui media elektronik dan non-elektronik yang dikelola oleh Termohon.

“Memerintahkan kepada Termohon untuk menjalankan kewajibannya sesuai dengan Undang-Undang KIP sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap,” ujar Evy dalam persidangan.

Persidangan tersebut dihadiri oleh istri Munir, yakni Suciwati, mantan anggota TPF Usman Hamid, dan sejumlah aktivis Kontras. (bt)