RS Koja Terapkan Sistem Transparansi Informasi Kamar Rawat

JAKARTA (Pos Kota)- Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengapresiasi manajemen RSUD Koja Jakarta Utara yang telah menyediakan dashboard informasi tempat tidur rawat inap.

Langkah yang ditempuh manajemen RSUD Koja tersebut menjadi bagian dari transparansi rumah sakit dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Upaya yang dilakukan RSUD Koja sangat baik. Dengan cara seperti ini maka peserta JKN dapat mengetahui ketersediaan kamar,” kata Fachmi saat melakukan spot check di RSUD Koja. Hadir jajaran manajemen RS Koja dan Kepala Dinas Kesehatan Koesmedi.

Dengan adanya informasi ketersediaan kamar, pasien JKN akan mendapatkan kepastian rawat inap. Dan jika memang tidak tersedia kamar rawat, pasien bisa dirujuk ke RS lain.

Baca Juga:  Polres Serang Kota dan Kodim 0602 Serang Adakan Baksos untuk Masyarakat Terdampak Covid 19

Menurut Fachmi, melalui transparansi informasi ini rumah sakit diharapkan tidak memberikan perlakuan deskriminatif dalam melayani pasien. Sehingga tidak ada lagi istilah pasien JKN sebagai warga kelas dua atau telantar.

Diakui Fachmi upaya yang dilakukan oleh RSUD Koja ini sesuai dengan fokus utama BPJS Kesehatan pada 2016 yakni pemantapan pelayanan. Diharapkan nantinya semua rumah sakit khususnya DKI Jakarta akan menerapkan sistem ini sehingga tidak ada istilah manipulasi kamar rawat inap dan memberantas adanya calo kamar rawat.

(faisal/sir)

 

Sumber: poskotanews.com