Rekontruksi Kasus Pembunuhan 1 Keluarga di Gelar di Mapolres Serang Kota Guna Menghindari Hal Yang Tidak Diinginkan

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, di gegerkan dengan pembantaian satu keluarga, Rustiandi (33) dan putranya A (4) menjadi korban hingga meninggal dunia. Siti Sa’diyah, istri dari Rustiandi, berhasil selamat dengan luka tusukan dipunggungnya.

Sekitar dua pekan kasus ini bergulir, akhirnya Polres Serang Kota menggelar rekonstruksi ulang di halaman Satreskrim, Mapolres Serang Kota Polda Banten.

Alasan kepolisian memilihan lokasi rekonstruksi ulang di Mapolres Serang Kota karena alasan keamanan bagi pelaku dan kondusifitas saat melakukan rekonstruksi.

“Karena pertama korban adalah warga setempat dan banyak sanak saudaranya disana (lokasi kejadian). Analisa inteligen bahwa ketika kita melakukan rekonstruksi disana, memungkinkan adanya situasi kurang kondusif,” kata Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhitira, ditemui diruangannya, Senin (26/8/2019).

Baca Juga:  KI Kalbar Studi Banding ke KI Banten Bicarakan Soal PSI

Pihaknya memprediksi akan ada 28 reka adegan yang dilakukan oleh Samin, pelaku pembantaian satu keluarga, dihadapan para penyidik Satreskrim Polres Serang Kota.

“Total ada 28 adegan yamg mungkin akan dilakukan oleh para penyidik Satreskrim dan Provost Polres Serang Kota,” terangnya.

Dua korban jiwa, Rustiandi (33) dan putranya A (4), akan diperankan pemeran pengganti. Begitpun korban selamat, Siti Sa’diyah (24), akan diperankan oleh orang lain.

“Di Mapolres Serang Kota karena memang pyur penyidik Reskrim Polres Serang Kota. Korban jiwa dan Siti juga menggunakan pemeran pengganti,” jelasnya. (0KI)