PT. GPM Klaim Pengadaan Bandwidth Sudah Sesuai Kontrak

BT, Tulangbawang – Perusahaan PT. Giga Patra Media mengklaim bahwa kegiatan Bandwidth yang mereka kerjakan sesuai dengan Kontrak yang telah di sepakati dengan Pihak Diskominfo kabupaten Tulangbawang.

Dalam keteranganya, Direktur Operasional PT.GPM Fandi, Pada tahun 2020 PT.GPM mengikuti proses lelang terbuka di LPSE dengan nama kegiatan belanja internet pengadaan Bandwidth sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan oleh POKJA.

“Setelah dinyatakan sebagai pemenang PT.GPM melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, beberapa diantaranya adalah menyediakan Bandwidth internet dengan Kapasitas 500Mbps, mendisitribusikan Bandwidth ke 51 OPD, menyedialan Network Operation Center (NOC) untuk pemantauan dan kontrol jaringan, atau manajemen jaringan terpusat yang berada di Dinas Kominfo, menyediakan 1 block IP Adress serta melaporkanya secara berkala pekerjaan yang dilakukan,”jelas nya, Selasa, (19/1/2021).

Baca Juga:  Preservasi Drainase Jalan Lintas Timur Tuba di Soal

Lebih lanjut jelasnya Dalam kontrak juga memuat secara rinci hak dan kewajiban masing-masing menjelaskan bahwa pekerjaan sudah dilakukan sesuai dengan kontrak dan sudah dilaporkan ke pihak Dinas Kominfo sesuai dengan kesepakatan.

Fandi Juga mengapresiasi Dinas Kominfo sebagai Leading Sector pembangunan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai dengan Perpes No.95 Tahun 2018 yang salah satunya dengan mengupayakan jaringan terpusat dan terintegrasi antar OPD sebagai langkah awal membangun SPBE yang terintegrasi di Kabupaten Tulang Bawang.

“integrasi ini penting karna pengelolaan yang terpusat sehingga nantinya akan mempermudah untuk interkoneksi data dan informasi serta mempermudah monitoring kemanan sistem informasi”.

Selain itu juga Fandi berharap agar Dinas Kominfo Kabupaten Tulangbawang kedepanya juga menyediakan jaringan Backup guna mencegah kendala-kendala yang diakbitkan oleh force majeur dan tidak hanya mengandalkan 1 jaringan utama “ Gangguan alam itu kan tidak bisa di prediksi, jadi idealnya ada jaringan backup yang berbeda provider untuk meminimalisir downtime”,tutupnya. (Sofyan)

Baca Juga:  Pemerintah Bersama Unsur Masyarakat di Tulang Bawang Sepakat Dalam Pencegahan Pengendalian Covid-19