Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan

Sumber Foto; Humas Setneg
Sumber Foto; Humas Setneg

Beritatransparansi.com, Kabupaten Sumenep – Peringati hari perdamaian internasional dengan tema “Perempuan Berdaya, Komunitas Damai”, Presiden Joko Widodo menyampaikan betapa pentingnya peran wanita dalam menjaga perdamaian baik dalam lingkup yang kecil sampai lingkup yang besar dari tingkat kelurahan sampai ke tingkat provinsi.

Tidak hanya itu, Presiden yang biasa kita sapa Jokowi ini menambahkan bahwa suatu perdamaian tidak dapat di paksakan. “Sekali lagi perdamaian itu tak bisa dipaksakan tapi harus ditumbuhkan. Karakter senang damai harus ditumbuhkembangkan dari lingkup keluarga. Perempuan yang mengisi, ibu-ibu,” Ujar Presiden dilansir dari lama setneg.go.id di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada Minggu, (8/10).

“Negara kita ini negara besar, kita memiliki 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku, 1.100 bahasa daerah dan bermacam-macam agama kita punya serta budaya kita miliki. Ini perlu diingatkan agar semua menyadari negara ini sangat besar,” tuturnya.

“Ini anugerah Allah, sudah menjadi hukum dari Allah. Sudah menjadi takdir Allah kepada negara kita Indonesia. Oleh sebab iu marilah kita jaga bersama persaudaraan kita, kita jaga Ukhuwah Islamiyah kita, kita jaga Ukhuwah Wathoniyah kita, kita jaga Ukhuwah Basariah kita, dalam scope yang lebih besar,” tambah Presiden.

Diketahui bahwa pada acara tersebut turut hadir yang mendampingi Presiden yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Pimpinan Pondok Pesantren Annuqayah KH Abdul A’la, Direktur Wahid Foundation Yenny Zannuba Wahid serta KH Abdul Muqsit Idris. (bt)