Ngebut Hemat: Duel Biaya Operasional Mobil Listrik vs BBM
Era kendaraan semakin berubah, dari dominasi mesin pembakaran internal (BBM) kini mulai bergeser ke era mobil listrik. Salah satu pertanyaan terbesar yang sering muncul adalah: mana yang lebih hemat dalam biaya operasional sehari-hari? Mari kita bedah singkat.
Mobil BBM: Konsumsi Bahan Bakar dan Perawatan Rutin
Biaya terbesar pada mobil BBM tentu saja adalah konsumsi bahan bakar. Fluktuasi harga BBM global langsung berdampak pada pengeluaran harian atau bulanan Anda. Selain itu, perawatan rutin seperti ganti oli, filter, busi, dan komponen bergerak lainnya menjadi pengeluaran wajib yang tidak bisa dihindari. Komponen mesin yang kompleks juga berpotensi membutuhkan perbaikan lebih sering seiring usia kendaraan.
Mobil Listrik: Efisiensi Energi dan Minim Perawatan
Berbeda dengan BBM, mobil listrik mengandalkan listrik sebagai sumber energinya. Biaya pengisian daya, terutama jika dilakukan di rumah dengan tarif listrik residensial, umumnya jauh lebih murah per kilometernya dibandingkan bensin.
Aspek paling menonjol adalah perawatan. Mobil listrik memiliki jauh lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mobil BBM. Tidak ada ganti oli, busi, atau filter bahan bakar. Perawatan utama berfokus pada ban, sistem pengereman (yang lebih awet berkat regenerative braking), dan sistem kelistrikan. Hal ini secara signifikan mengurangi frekuensi dan biaya servis.
Kesimpulan: Jangka Panjang yang Lebih Menjanjikan
Secara umum, biaya operasional harian mobil listrik cenderung lebih rendah dibandingkan mobil BBM. Penghematan paling terasa adalah pada pengeluaran energi dan perawatan rutin. Meskipun harga beli awal mobil listrik saat ini masih relatif lebih tinggi, penghematan jangka panjang dari biaya operasional dapat menutup selisih tersebut seiring waktu. Dengan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang dan teknologi baterai yang semakin efisien, mobil listrik menawarkan solusi mobilitas yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga lebih ekonomis untuk dompet Anda dalam jangka panjang.
