Penjaga Beserta Ratusan Tramadol dan Hexymer Berhasil Diamankan Aparat Kepolisian

BeritaTransparansi.co.id, Pandeglang – Polisi Resort (Polres) Pandeglang melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap kasus tindak pidana penjual obat-obatan terlarang di sebuah kios di Wilayah Banjar, Kabupaten Pandeglang, Kamis malam (29/8/2019).

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial HD (22) pemilik kios yang merupakan warga Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, ia ditahan berdasarkan sebagaimana di maksud dalam Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat (1) subsider Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU.RI.No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pandeglang AKBP Indra Lutrianto membenarkan bahwa satuannya telah menangkap dan mengamankan barang bukti berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya penjualan obat-obatan terlarang yang berkedok kios kosmetik.

Baca Juga:  Kakorlantas Polri Berikan Bantuan ke Masyarakat Suku Baduy

“Iya benar, ada penangkapan penjual obat,” kata Indra kepada awak media, Jum’at (30/8/2019).

Dari tangkapan tersebut, Indra menjelaskan ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 3 lempeng obat Tramadol HCI tiap lempengnya berisikan 10 butir, 1 lempeng obat Tramadol HCI yang berisikan 4 dengan jumlah keseluruhan 34 butir Obat Tramadol HCI.

Selanjutnya, ditemukan barang bukti 27 plastik klip bening yang berisikan obat Hexymer yang tiap bungkusnya berisikan 7 butir dengan jumlah keseluruhan sebanyak 189 butir obat Hexymer, dan uang hasil penjualan sebesar Rp.140.000 dan 1 unit HP Android warna silver.

“Saat diinterogasi, HD mengakui barang haram tersebut miliknya untuk di perjual beli di kios miliknya. Tersangka dikenakan Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat (1) subsider Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU.RI.No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” terang Indra. (OKI)

Baca Juga:  Tahapan Pilkada Dimulai, Polres Cilegon Ajak Penyelenggara Disiplin Sesuai Protokol Kesehatan