Pengertian Teori Legislasi, Teori Pluralisme Hukum, Teori Penyelesaian Sengketa, Teori Kewenangan, Teori Perlawanan, Teori Perlindungan Hukum dan Teori Efektivitas Hukum

Teori Hukum yang sering digunakan oleh mahasiswa S2 maupun S3 didalam melakukan penelitian tesis maupun disertasinya relatif banyak, penulis akan menjelaskan pengertian beberapa teori yang bersumber┬ádari buku yang berjudul “Penerapan Teori Hukum Pada Penelitian Tesis dan Disertasi” yang dibuat oleh Dr. H. Salim, HS, S.H.,M.S dan Erlies Septiana Nurbani, S.H., LLM.

  1. Teori Legislasi

Teori Legislasi merupakan teori yang mengkaji dan menganalisis tentang cara atau teknik pembentukan perundang-undangan yang mencakup tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, atau penetapan dan pengundangannya. teori ini dikembangkan oleh Aan Seidman, dkk., Hans Kelsen, Hans Nawiasky, Julius Stahl, dan Montesque. Teori ini digunakan untuk mengkaji dan menganalisis, apakah peraturan perundang-undangan yang dibuat dan ditetapkan telah sesuai dengan teori legislasi, misalnya apakah undang-undang yang dibuat itu sesuai dengan hierarki peraturan perundang-undangan atau tidak.

2. Teori Pluralisme Hukum

Teori Pluralisme Hukum merupakan teori yang mengkaji dan menganalisis tentang keanekaragaman hukum yang berlaku dan diterapakan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dalam suatu negara. fokus kajian teori ini adalah pada hukum yang berlaku pada masyarakat. seperti diketahui bahwa didalam suatu negara, tidak hanya berlaku hukum yang ditetapkan oleh negara (state Law), tetapi juga hukum tidak tertulis (unstate law), seperti hukum adat, hukum islam dan lain-lain. teori ini dikembangkan oleh Lawrence M. Friedman, Griffiths, Paul Schiff Berman, Sally Falk Moore dan Ade Suparman.

3. Teori Penyelesaian Sengketa

Teori Penyelesaian sengketa merupaka teori yang mengkaji dan menganalisis tentang kategori atau penggolongan sengketa atau penggolongan sengketa atau pertentangan yang timbul dalam masyarakat, faktor penyebab terjadinya sengketa dan cara-cara atau strategi yang digunakan untuk mengakhiri sengketa tersebut. teori ini dikembangkan dan dikemukakan oleh Ralf Dahrendorf, Dean G. Pruitt, Jeffrey Z. Rubin, Simon Fisher, Laura Nader, dan Harrt F. Todd Jr. Ruang lingkup teori penyelesaian sengketa meliputi jenis-jenis sengketa, faktor penyebab timbulnya sengketa, dan strategi didalam penyelesaian sengketa.

4. Teori Kewenangan

Teori Kewenangan (authority theory) merupakan teori yang mengkaji dan menganalisis tentang kekuasaan dan organ pemerintah maupun alat perlengkapan negara lainnya untuk melakukan kewenangannya, baik dalam lapangan hukum publik maupun hukum privat. Organ pemerintah adalah alat-alat pemerintah yang mempunyai tugas untuk menjalankan roda pemerintahan. Hubungan hukum merupakan hubungan yang menimbulkan akbiat hukum. Akbiat hukum adalah timbulnya hak dan kewajiban. Teori ini dikemukakan oleh Indroharto, F.A.M. Stroink dan J.G. Steenbeek.

5. Teori Perlawanan

Teori Perlawanan atau teori Resistensi adalah teori yang mengkaji dan menganalisis bentuk perlawanan yang dilakukan oleh kaum tani, buruh atau kaum lemah untuk menangkis atau mencegah terjadinya penindasan dari negara atau perusahaan terhadap harta benda kaum lemah atau petani. teori perlawanan dikembangkan oleh James C. Scoot, Samuel L. Popkin, Gramsci, dan Hotman Siahaan.

6. Teori Perlindungan Hukum

Teori Perlindungan Hukum merupakan teori yang mengkaji dan menganalisis tentang wujud atau bentuk atau tujuan perlindungan, subjek hukum yang dilindungi serta objek perlindungan yang diberikan oleh hukum kepada subjeknya. teori ini dikembangkan oleh Roscoe Poun, Sudikno Mertokusumo dan Antonio Fortin.

7. Teori Efektivitas Hukum

Teori Efektivitas Hukum merupakan teori yang mengkaji dan menganalisis tentang keberhasilan, kegagalan dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan dan penerapan hukum. teori ini dikemukakan oleh Brobislaw, Malinowski, Lawrence M. Friedman, Soerjono Soekanto, Clearence J. Dias, Howard, dan Mummers.

demikianlah uraian sedikit beberapa teori hukum yang dapat dipakai dalam penelitian tesis atau disertasi. semoga bermanfaat..bagikanlah tulisan ini agar berguna bagi yang lain.