Pelaku Curas dan Curat dicokok Polsek Padang Ratu Lamteng

Tersangka Mansur di rumah sakit saat akan di keluarkan amunisi yang bersarang di betisnya. Kamis (05/01/17).
Tersangka Mansur di rumah sakit saat akan di keluarkan amunisi yang bersarang di betisnya. Kamis (05/01/17).

Beritatransparansi.com. Lampung Tengah – Tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) diamankan Polsek Padang Ratu Lampung Tengah, Tersangka curas di tembak di kedua bagian betis karena sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, Kamis (05/01/17).

 

Kedua tersangka yang diamankan di tempat berbeda, yakni tersangka atas nama Mansur (20) diamankan di dusun 1 Rt 4 kampung Padang Ratu kecamatan Padang Ratu Lampung Tengah sedangkan Mustakim (19) beralamat di Bumi Aji kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah.

Tersangka Mustakim warga bumi aji kecamatan Anak Tuha menjadi tersangka curat.

“Dari kompoltan Mansur ada dua tersangka yang melarikan diri berinisial RI dan HN yang kini masih dalam pengejaran. Tersangka atas nama mustakim pelaku curat berdasarkan pengakuannya bahwa ia hanya sendiri,”terang Kapolsek Padang Ratu Akp. Yusvin Argunan yang didampingi Kanit Res Iptu Arif kepada wartawan, Kamis (05/01/17).

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Lampung Disambut Bupati Tuba

 

Dijelaskan Yusvin, Korban dari aksi kejahatan Mansur dan bersama rekannya adalah Suparlan warga kampung Karang Sari kecamatan Padang Ratu Lampung Tengah sedangkan korban dari Mustakim adalah seorang mahasiswa atas nama Dedi Sanjaya (21), warga kampung Bumi Aji kecamatan Anak Tuha kabupaten Lampung Tengah.

 

“Korban dari Mansur adalah Suparlan, sedangkan Korban Mustakim adalah seorang mahasiswa bernama Dedi Sanjaya,”ujar Yusvin.

 

Suparlan yang merupakan korban dari Mansur menceritakan kronologi kejadian saat dirinya dihadang.

 

“Pada hari Senin (02/01/17) pada pukul 15.00 WIB saya sedang melintas di jalan kebun sawit PTPN VII dusun Proyek Kecamatan Padang ratu Kabupaten Lampung tengah kemudian dihadang oleh 3 orang tersangka tersebut,”ujar Suparlan

Baca Juga:  Pemkab Tuba Sidak Pasar Tradisional Dan Pantau Barang Expired di Sejumlah Titik

 

“Salah satu pelaku menodongkan sajam jenis jenis laduk (golok) kepada saya dan meminta motor dan hp saya,”tambahnya.

 

Sedangkan Mustakim mengaku bahwa dirinya pada kamis (08/12/16) pada jam 03.00 WIB melakukan Pencurian 1 unit sepeda motor Honda Beat CW berwarna hitam di Kampung Bumi Aji kecamatan Anak Tuha kabupaten Lampung Tengah dengan cara memanjat dinding rumah korban kemudian membuka pintu samping rumah lalu mengeluarkan sepeda motor korban melalui pintu samping rumah korban. (tam/red)