PDIP Berikan 4 Syarat Kepada Ahok Jika Mau “Bertobat”

Jakarta – Aspirasi agar Basuki T Purnama (Ahok) berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI 2017 masih terdengar di internal PDIP. Tapi, PDIP menegaskan hal itu hanya mungkin bila Ahok ‘bertobat’.

“PDIP berpedoman pada prinsip berpolitik yang tidak bisa diubah dan digantikan bahwa PDIP tidak mungkin mendukung cagub perseorangan. Itu prinsip yang tidak mungkin dilakukan oleh PDIP,” kata Wasekjen PDIP Ahmad Basarah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016).

Basarah menegaskan bahwa prinsip jalur partai politik berbeda dengan prinsip jalur perseorangan. Dengan demikian, Ahok harus lebih dulu berganti prinsip.

“Kita mahzab gotong royong. Perseorangan ini mahzab individualisme. Tetapi kalau kemudian Ahok mau ubah sendiri jalurnya, mau bertobat dari jalur persorangan masuk ke jalur parpol, dia harus ikut tradisi setiap parpol,” ujarnya.

Baca Juga:  Ikatan Pemuda Wanasalam Bagikan 300 Paket Ta’jil Setiap Hari Jum’at Selama Bulan Suci Ramadhan

PDIP memberikan 4 syarat dan tahapan yang harus diikuti Ahok bila mau ‘bertobat’. Yang pertama adalah mendaftar ke penjaringan PDIP, diverifikasi, mengikuti penyaringan, serta memilih wagub dari PDIP.

“Cawagubnya harus dari PDIP. Ada Pak Djarot, ada Boy Sadikin,” ucap Basarah.

Jika Ahok ‘bertobat’ dan semua langkah itu diikuti, PDIP masih membuka pintu. Dengan demikian, Ahok bisa diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Apakah mungkin Ahok diusung PDIP? Secara teoritis mungkin saja,” tutupnya.

Sumber : detik.com