Panti Pijat di BSD Siap Layani Lebih Dari 1 Lelaki Asal Bayaran Sesuai

BeritaTransparansi.co.id, Tanggerang – Pekerja Seks Komersial (PSK) yang bekerja di panti pijat BSD mengaku siap melayani lebih dari satu pria hidung belang secara langsung. Hal itu dikatakan salah satu terapis berinisial D saat diamankan Satpol PP Kota Tanggerang Selatan, Selasa (25/6/2019) lalu.

“Ya mau ajalah, yang penting sama-sama ngertiin tarifnya. Kalau main berdua ajakan sudah segitu, kalau bertiga ya berarti harganya juga spesial, harus sesuai,” tutur D, dilansir dari Bantennews.co.id

Untuk tarif full servis para pelanggan tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, karena hanya dikenakan biaya Rp270 ribu per jam. Biaya itu, disebutkan D, sudah termasuk bayar kamar dan jasa bagi terapis. Pembagiannya adalah, Rp170 ribu disetor ke pengelola, dan Rp100 ribu untuk terapis.

Baca Juga:  KI Kalbar Studi Banding ke KI Banten Bicarakan Soal PSI

“Dari harga itu, saya dapat Rp100 ribu. Maka nya kalau layani tamu di dalam kamar, kita lakuin apa saja, jadi kita mintain tipnya juga beda lagi,” ujarnya.

Menurut D, sebenarnya tarif tersebut adalah tarif untuk keseluruhan servis. Dari mulai pijat ringan, lalu berlanjut tergantung keinginan dari pelanggan.

“Tarif itu sudah semua, terserah pelanggan aja, yang penting nggak lebih dari satu jam di dalam kamar. Termasuk murah harganya, mungkin harga promo juga karena kan pijat ini belum lama juga buka-nya,” jelasnya.

“Saya baru seminggu kerja di sini, selama ini belum ada yang minta begitu. Kalau ada yang mau ya bisa aja sih, tapi berapa ya harganya?,” ucap D sambil tertawa kecil.

Baca Juga:  Menpan RB Resmikan Mall Pelayanan Publik Pemkab Tulangbawang

Sebelumnya Satpol PP Kota Tangsel mengamankan Sebanyak 13 terapis untuk dibina. Sebagian mereka, kedapatan tengah berbugil ria di dalam kamar seraya melayani tamunya masing-masing. Ditemukan beberapa kondom bekas pakai di lantai pojok ruangan, bahkan ada pula yang masih terbungkus rapih dalam kemasan. (KI)