Ngebet Nikah, Akhirnya A-A Lebaran Dibalik Jeruji Tahanan

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Berniat ingin menikah setelah lebaran, A-A (28) pria asal Jakarta harus berurusan dengan pihak Kepolisian usai melakukan penipuan saat transaksi Cash Of Delivery (COD) satu unit sepeda motor di wilayah Kota Serang, Senin, 3/6/2019.

A-A diamankan petugas Reserse Kriminal Polres Serang Kota saat dirinya hendak menjual sepeda motor hasil menipu ke seseorang di wilayah Petir Kabupaten Serang, Banten.

“Yang bersangkutan kita amankan kurang dari 24 jam di wilayah petir berdasarkan laporan korban,” Jelas Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira di kantornya, Selasa, 4/6/2019.

Modus yang dilakukan oleh pelaku terbilang baru, lanjut Ivan. Awalnya pelaku mencari penjual sepeda motor melalui jejaring media sosial faceebok. Setelah sepakat pelaku mengajak pembeli untuk bertemu (COD) di sebuah tempat yang telah ditentukan.

“Saat bertemu, pelaku meyakini korban dengan mengeluarkan amplop coklat dan mengatakan telah membawa uang 13 juta untuk melakukan pembayaran, setelah korban percaya pelaku meminta BPKP, STNK dan kunci motor untuk melakukan pengecekan kendaraan,” Jelas AKP Ivan.

Pelaku yang telah mengantongi surat kendaraan meminta izin kepada korban untuk melakukan test drive kendaraan. Korban yang terpedaya memberikan kunci sepeda motor kepada pelaku.

“Setelah melakukan test drive pelaku tidak kembali lagi, korban langsung melihat isi amplop coklat tersebut dan ternyata isinya hanya kertas follio yang digulung oleh pelaku,” terangnya.

Dari hasil keterangan, pelaku telah melakukan modus yang sama sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda dengan alasan untuk membayar hutang dan membiayai pernikahannya yang direncanakan akan dilangsungkan setelah Lebaran.

“Kita jerat dengan pasa 378 tentang penipuan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” tutup Ivan. (KI)