Mustafa Adukan Nasib Petani Singkong Lamteng ke Komisi IV DPR RI

Beritatransparansi.com, Metro – Upaya memperjuangkan nasib petani singkong terus dilakukan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. Pada kesempatan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Kota Metro, Senin, (19/12/2016) Mustafa menyampaikan aspirasinya terkait nasib petani pasca anjloknya harga singkong. Mustafa meminta agar Komisi IV DPR RI turun tangan menindaklanjuti anjloknya harga singkong.

 

 

“Lampung Tengah merupakan salah satu penghasil singkong terbesar di Indonesia, dan beberapa bulan ini harga singkong anjlok membuat petani menjerit. Berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari sidak, mediasi dengan menteri perdagangan, hingga melakukan MoU dengan perusahaan tapioka. Namun baru empat perusahaan yang menyatakan kesiapannya menaikan harga singkong,” papar Mustafa.

 

 

Terkait hal tersebut, Mustafa meminta agar Komisi IV bisa membantu Pemkab Lampung Tengah dalam memberikan solusi permasalahan harga singkong, salah satunya dengan menggerakan perusahaan untuk menaikan harga.

 

 

Mustafa juga meminta agar pemerintah tidak hanya fokus memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga pemberdayaan SDM petaninya. Di tengah tingginya persaingan saat ini, menurut Mustafa petani Indonesia harus pintar. Tak hanya sekedar bisa menanam, tetapi juga menguasai teknologi, mampu menjual hasil buminya secara luas.

 

 

“Saya berharap kedepan pola pikir kita bisa diubah, yakni bagaimana agar petani kita bisa kaya. Untuk itu petani kita harus pintar. Mereka harus dibekali dengan pengetahuan dan teknologi. Petani juga harus diberi wawasan soal pasar, bagaimana menjual hasil pertanian mereka secara luas. Dengan ini petani diharapkan bisa mandiri dan sejahtera,” katanya.

 

 

Menanggapi hal ini, Anggota DPR RI Herman Khaeron menegaskan siap menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi Bupati Lampung Tengah terkait harga singkong. Pihaknya meminta agar bupati bisa memediasi petani singkong Lampung Tengah dengan anggota DPR RI Komisi IV.

 

“Permasalahan singkong akan segera ditindaklanjuti. Bupati diharapkan bisa memediasi kami dengan petani. Kami juga akan menelusuri penyebab anjloknya harga singkong, jika faktornya adalah impor maka ini akan dievaluasi,” ujarnya.

 

 

Selain Herman Khaeron, hadir anggota komisi lainnya yakni Titik Suharto, Dhanil Johan, Sudin, Sutisna dan sejumlah anggota DPR RI lainnya. Kunjungan kerja tersebut diterima oleh 3 kepala daerah yakni Walikota Metro Ahmad Pairin, Bupati Lamteng Mustafa dan Bupati Lampung, Timur Chusnunia Chalim

 

 

Herman menyatakan kedatangannya saat ini dikarenkan Provinsi Lampung menjadi lumbung padi nasional. Pertemuan yang dihadiri ketiga pemimpin daerah di Provinsi lampung dianggap strategis. Program prioritas yang dimiliki Komisi IV terletak pada komoditi pertanian terutama jagung dan padi sehingga pemberian subsidi terhadap benih serta pupuk akan diberikan keseluruh Indonesia. (Tam/red)