MoU Dengan 6 Perusahaan, Lulusan Polinela Lamteng Langsung Siap Kerja

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah – Ada yang berbeda dengan pelaksanaan wisuda Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Lampung Tengah (Lamteng) di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Rabu, (9/11/2016). Tak hanya menjalani prosesi wisuda, Polinela Lamteng juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan 6 perusahaan di Lamteng.

 

Keenam perusahaan tersebut yakni Koperasi Dewi Sinta, Radar Lamteng, Bank BJB, Universitas Bandar Lampung, PT. Honda Sejahtera dan PT. Indo Beef. Kerjasama mencakup pelaksanaan magang kerja mahasiswa dan penyerapan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi binaan Polinela Lampung tersebut.

 

Ketua Polinela Lamteng Eko Sudarpriyanto mengatakan penjajakan kerjasama telah dilakukan Polinela Lamteng terkait transfer mahasiswa dalam bentuk magang dan penyerapan tenaga kerja. Dengan kerjasama ini mahasiswa diharapkan lebih terarah dalam menyalurkan ilmu dan menentukan karir yang diharapkan.

 

“Kami sendiri akan fokus menyiapkan mahasiswa yang siap kerja. Daya saing mahasiswa akan terus kami tingkatkan. Alhamdulillah sudah banyak mahasiswa kami yang telah mengantongi sertifikat internasional. Kedepan kerjasama akan terus kami perluas dengan perusahaan-perusahaan lain di Lamteng,” ungkapnya.

 

Terkait wisuda, Eko menjelaskan, merupakan wisuda ke-4 dengan total wisudawan 83 orang dari program studi Manajemen Informatika, Teknik Komputer Jaringan dan Multimedia. Saat ini jumlah mahasiswa mencapai 429 yang hampir 100 persen merupakan asli putera daerah Lamteng.

 

Eko menambahkan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan kampus mandiri yang nantinya menjadi Akademi Komunitas Negeri (AKN) Lampung Tengah. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yakni dukungan dan administrasi kampus.

 

“Dalam tahap ini kami sudah diatas rata-rata. Hasil evaluasi monev, kami diatas standar. Karenanya kami optimis proses menuju AKN bisa diwujudkan secepatnya. Apalagi Pemkab telah memberikan hibah lahan 4,5 hektar. Jumlah mahasiswa kami juga sudah memadai,” ujar dia.

 

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Mustafa mengatakan pendirian AKN di Lamteng merupakan salah satu upaya Pemkab dalam meningkatkan sumber daya manusia di Lamteng. Luasnya Lamteng dengan segala potensi sumber daya alam yang dimiliki, maka dibutuhkan tangan-tangan ahli yang mengelolanya.

 

“Alumni-alumni dari AKN inilah yang saya harapkan nantinya menjadi tenaga-tenaga kompeten yang mengelola seluruh potensi yang ada di Lamteng. Harus ada semangat untuk membangun daerah. Perusahaan juga kami minta untuk memprioritaskan SDM internal Lamteng. Jika saling bersinergis seperti ini, saya percaya tidak ada lagi pengagguran di Lamteng,” ungkap Mustafa.

 

Dia berharap kerjasama dengan perusahaan-perusahaan terus ditingkatkan khususnya yang berskala nasional dan internasional. “Ada banyak perusahaan besar di Lamteng. Kita penghasil gula terbesar, peternakan sapi terbesar se-Asia Tenggara, penghasil terbesar beberapa komoditas perkebunan. Saya minta, wisuda tahun depan akan makin banyak perusahaan yang melakukan MoU serupa,” tukas bupati.

 

Suport Pemda terhadap pendirian AKN ini diwujudkan dengan pemberian bantuan lahan 4,5 hektar, pemberian beasiswa kepada 200 mahasiswa dan 19 beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan ke ITERA.

 

“AKN terus kami follow up ke Kementerian Pendidikan. Saat ini kami sedang menunggu perstujuan dari kementerian riset. Yang pasti akan kami support terus hingga AKN benar-benar mandiri,” pungkasnya. (angga/red)