MA Pecat Dua Pejabat PN Jakarta Pusat

Jakarta – Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Agung Sunarto memecat Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang berinisial SE dan IR, Jumat (17/6/2016)

“SE dan IR dipecat sebagai PNS, bukan dicopot lho ya” Ujar Agung seperti yang dilansir dari detik.

Gerakan Sunarto ini merupakan gerakan bersih-bersih kepada para penegak hukum yang nakal demi mewujudkan peradilan yang bersih dan berwibawa.

SE dan IR dipecat karena dalam perkara Edy Nasution nama mereka berkali-kali disebut, sedangkan Edy adalah Panitera PN Jakpus yang diciduk KPK saat menerima suap dari seorang pengusaha yang bernama Dodi. Penangkapan ini juga menuntun penciuman penyidik KPK ke rumah Sekretaris MA Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan itu, penyidik KPK menemukan sejumlah dokumen dan uang yang salah satu gepokannya ada di toilet rumah Nurhadi.

Baca Juga:  Sudah Gasak 1080 Motor, Sindikat Curanmor Dibekuk Polresta Tangerang

Tidak hanya sampai disitu saja, Sunarto mengatakan dirinya akan menelusuri kasus yang terjadi di Pengadilan Tipikor Bengkulu yang melibatkan hakim Janner Purba dan Toton yang saat itu tertanggkap tangan oleh KPK serta ikut ditangkapnya Panitera dan dua orang terdakwa yang menyuap Majelis Hakim hakim agar vonis bebas.

“Tim sudah dibentuk. Semua yang terkait akan kami telusuri,” tutur Sunarto.

“Selaku Kepala Badan Pengawas MA, saya mengucapkan terima kasih kepada KPK. Terima kasih KPK telah ikut membantu tugas kami dalam membersihkan aparat pengadilan,” tutupnya (bt, detik)