Kreatif, Pemuda Ini Miliki Usaha Tambal Ban Online

Beritatransparansi.com, – Lampung Tengah Warga kelurahan Yukum Jaya kecamatan terbanggi Lampung Tengah warga yang sering disebut dengan lek Tugi ini memiliki ide kreatif membuka tambal ban online.

 

Awalnya ia melihat kakek berumur 47 tahun mendorong motor besar karena ban motornya pecah. Pada saat itu lek tugi sedang bekerja di sebuah bengkel di Lampung Timur.

“Seorang kakek tua kelelahan setelah mendorong motor sejauh 2 kilometer. Tiba-tiba kakek itu langsung kelelahan di atas kursi kayu panjang di bengkel. Bos saya yang punya bengkel mengatakan kepada kakek itu ngapa tadi gak manggil saya atau nelpon pak nanti saya yang kesana kata bos ketika itu,“ cerita lek tugi kepada bt.com

 

“Nah setelah bos berbicara seperti itu saya langsung kepikiran untuk mencoba untuk membuka tambal ban panggilan,” terangnya.
“Saya sih sebenarnya mempunyai ide sejak tahun 2009 lalu. Tetapi baru bisa terlaksana 10 bulan ini. Karena kesulitan untuk mencari pekerjaan akhirnya dengan tekad yang kuat saya beranikan diri untuk mencoba usaha yang sudah saya pikirkan sejak 6 tahun yang lalu,” ujarnya.
 

Dzaky salah satu pengguna jasa tambal ban online menceritakan ia sangat terbantu dengan adanya tambal ban online seperti ini.

“dengan adanya lek Tugi jadi kita tidak perlu lagi untuk cape-cape mendorong motor ke tambal ban. Apalagi keadaan sudah malam seperti sekarang, jum’at (28/10/16) mana ada tambal ban yang masih buka.

“Harga nya juga masih di dalam kata wajar 12-15 ribu rupiah untuk tambal sedangkan untuk ganti ban sendiri harganya juga terjangkau 35 ribu,” jelas dzaky warga bandar jaya yang menggunakan jasa tambal ban online.
 

“Ya, alhamdulillah untuk sejauh ini sehari tidak kurang dari 5 pengguna jasa tambal ban online ini. Untuk sejauh ini masih wilayah bandar jaya dan sekitarnya. Kita juga melayani pengguna jasa tambal ban online selama 24 jam. Kalo tarif sendiri kita berdasarkan jarak, kalo jaraknya jauh ya kita sesuaikan sehingga tarifnya sendiri relatif,” ujar lek Tugi. (angga/red)