Kemenristekdikti Tutup Perguruan Tinggi Abal-Abal Sebanyak 140

Kompas.com Menristekdikti Muhammad Nasir di ITS Surabaya, Selasa (3/5/2016)

BeritaTransparansi.com – Selama 2016, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menutup 140 perguruan tinggi abal-abal.

“Bersih-bersih pertama, perguruan tinggi abal-abal kita tutup dulu,” ujar Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir, seusai menghadiri peluncuran Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Jumat (10/03/2017).

Nasir memaparkan, perguruan tinggi abal-abal mempunyai izin tetapi tidak mengikuti proses pelajaran yang benar. Selain itu tidak ada perkuliahan namun mengeluarkan ijazah.

“Kemarin 243 (kampus) yang kita lalukan pembinaan. Dari jumlah itu, 140 sudah kita tutup. Yang 103 masih kita lakukan pembinaan dan ada perbaikan, tetapi pelanggarannya bukan itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi  ditutup tersebut yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Namun untuk Yogyakarta, tidak ada perguruan tinggi yang ditutup karena abal-abal.

Baca Juga:  Antar Bacalon Daftar ke KPU, Oknum ASN Diperiksa Bawaslu

“Ya, tersebar seluruh Indonesia, Yogyakarta yang jelas, bebas. 2017 belum tahu perkembangan informasinya, ini kami lakukan agar perguruan tinggi semakin baik ,” pungkasnya.

 

Sumber