Kapolda Lampung Akan Beri Reward Bagi Anggota Polri Berprestasi

Beritatransparansi.com, Lampung tengah – Kapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sudjarno berikan arahan kepada jajaran personel Polres Lampung Tengah dan sekalian kunjungan kerja kapolda yang pertama di Polres Lampung Tengah, Rabu (26/10/16).

 

Kapolres Lampung Tengah Akbp. Dono Sembodo menyampaikan laporan kepada Kapolda Lampung Brigjen Pol. Sudjarno bahwa wilayah Lampung Tengah cukup luas tetapi kapolseknya masih kurang sedangkan ada 28 kec, kampung 311 polsek baru ada 11 dan 3 sub sektor.

 

Ada 3 wilayah, tambah Kapolres, yang terdapat titik kerawanan di Lampung Tengah, “pertama barat dengan potensi konflik yang tinggi seperti Kecamatan Padang Ratu, Kecamatan Anak Tuha, Kecamatan Selagai Lingga dan Kecamatan Bangun rejo. Kedua wilayah timur yang tingkat kerawanan sedang dan selalu dilakukan patroli dan begitu juga dengan wilayah tengah,” terangnya.
Selain laporan tersebut, sambung Dono Sembodo, terdapat 2 kegiatan unggulan di Polres Lampung Tengah yaitu pertama patroli tim sabara selama 2 kali dalam seminggu ke desa-desa dan langsung menginap di desa tersebut, Kedua berkomunikasi dengan Bupati untuk menggalakkan poskamling di kampung-kampung yang pernah di kunjungi kapolda sebelumnya sebnyak 2 kali berkunjung.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Lampung Sudjarno menyatakan bahwa pada 29 Oktober 2016 nanti akan ada kegiatan pengukuhan status Lampung dari kode B ke tipe A, itu semua berkat kontribusi seluruh anggota Polri dan PNS, tanpa kecuali satu pun.

Baca Juga:  Jelang Penganugerahan, Badan Publik Wajib Serahkan Hasil Quesioner

“Tidak akan banyak perubahan terhadap kebijakan-kebijakan yang saat ini telah berjalan, tapi hanya akan ada beberapa kebijakan yang akan dibenahi kembali dan dievaluasi,” kata kapolda.
Nantinya, Sambung Sudjarno, yang berprestasi akan ada reward bagi anggota Polri sehingga karier yang bagus dan akan meningkatkan kinerja untuk melayani masyarakat.

“Disamping itu juga harus ada panishment / hukuman bagi anggota yang terbukti melakukan pelanggaran. Penegak hukum jangan ragu dan takut dalam mengungkap sebuah perkara, harus tegas, terukur dan dapat dipertanggung jawabkan dalam mengambil keputusan,” Terang kapolda saat sambutan.
Sudjarno juga Meminta agar Kapolsek dan Babinkantibmas dapat terus menjalin silaturahmi yang baik dengan semua unsur masyarakat. Dengan begitu dapat mengetahui berbagai persoalan yang terjadi lebih cepat dan akurat.
Terkait pungutan liar (pungli), tidak ada tolerasi terkait pungli, Polri dipercaya jadi leading sektor Saber (sapu bersih) pungli, oleh karena itu institusi Polisi sendiri harus bersih dari pungli. “Jangan ada lagi pungli yang dilakukan anggota polisi. Instruksi Presiden terkait sangsi tegas telah tertuang dalam Perpres terkait hal tersebut. berapa perak pun nilainya, baik di tempat pelayanan SIM, SKCK, atau lainnya. Karena, kita berkerja untuk melayani masyarakat, bukan kepada atasan, “ Tegas kapolda. (angga/red).

Baca Juga:  Polsek Sukarame dan Siswa SIP Angkatan 49 Giat Baksos Bagikan Beras Dan Masker