Kadishub : Terdapat 7 Titik Kemacetan Menuju Pelabuhan Merak Saat Mudik

BeritaTransparansi.co.id, Cilegon – Terdapat tujuh (7) titik ruas jalan yang akan mengalami kemacetan disaat arus mudik lebaran menuju pelabuhan merak, Banten. Baik itu melalui jalan Tol maupun jalan Alternatif, hal tersebut dikatakan oleh kepala dinas perhubungan (Kadishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo saat ditemui awak media, di Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon, Jum’at, 31/5/2019.

Tri menjelaskan, titik kemacetan ini tak bisa dihindari lagi bagi pemudik, karena dari data yang didapat tingkat pemudik ditahun 2019 ini meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu, dan menurut Tri titik kemacetan yang paling parah berada di pintu keluar tol Merak dan gerbang masuk pelabuhan.

“Seperti kemarin kita melihat antrian yang begitu panjang hingga menyebabkan kemacetan panjang. Ini bisa dibilang Paling krusial,” katanya.

Baca Juga:  RELAWAN BRIGADE TAPA ALL OUT MENANGKAN PASLON NOMOR URUT 01

potensi titik kemacetan juga bisa terjadi di pintu keluar Serang Timur. Tapi biasanya akan terjadi macet saat momen tertentu, misalnya jika Tol Cilegon hingga Merak mengalami macet panjang. Sehingga pemudik di arahkan ke jalur alternatif di Tol Serang Timur.

“Tapi biasanya kemacetan di pintu Tol Serang Timur baru akan terjadi saat arus balik, di mana banyak wisatawan yang akan liburan ke pantai-pantai di Pandeglang dan Lebak,” jelasnya.

Sementara untuk lima titik kemacetan lainnya, kata Tri, berada di lokasi pasar tumpah di sepanjang Jalan Arternatif dari Tangerang hingga Merak. Antara lain berada di Pasar Cikupa, Pasar Gembong, Pasar Tambak, Pasar Ciruas dan Pasar Kalodran.

Baca Juga:  Kapolda Banten : Selamat dan Sukses Atas Terlaksananya Rakernas SMSI

“Karena mayoritas kemacetan di pasar tumpah tersebut akan mulai terjadi pada pagi hari hingga siang mengikuti jadwal pasar. Namun untuk mengurai kemacetanya, kita akan bekerjasama dengan kepolisian mengamankan jalur mudik dengan menurunkan personel yang akan mengatur lalu lintas di pasar tumpah,” tegasnya. (KI)