Jokowi Jamin Kerahasiaan Data Wajib Pajak

Beritatransparansi.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah telah memiliki data lengkap aset/dana Warga Negara Indonesia, baik yang berada di dalam maupun luar negeri yang belum dilaporkan, hal ini disampaikan Jokowi saat dalam acara Sosialisasi Amnesti Pajak di Jawa Tengah Semarang, Selasa (9/8/2016).

Jokowi juga menambahkan bahwa data wajib pajak tersebut digunakan untuk kebaikan bangsa Indonesia dan tidak akan disalahgunakan.

“Saya pastikan 100 persen saya tahu, nama, alamat, paspor, semua ada datanya. Akan saya gunakan data itu untuk kebaikan nusa dan bangsa,” kata Jokowi seperti yang dilansir dari kemenkeu.go.id.

 

Baca Juga: Wasekjen Golkar Ali Mochtar Ngabalin Minta Informasi Ke KPK

Baca Juga:  Polres Serang Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Sepatu Milik PT PWI

Baca Juga: Pesan Jokowi Kepada Praja Muda IPDN

Baca Juga: Dana Parpol Harus Transparan

 

Jokowi juga menjelaskan kepada 2.500 wajib pajak yang hadir dalam acara tersebut bahwa dirinya menjamin kerahasiaan data wajib pajak yang mengikuti program itu karena jaminan itu diwujudkan dalam bentuk undang-undang (UU) tentang pengampunan pajak.

 

Baca Juga: Pengadaan Alutsista Harus Transparan

Baca Juga: Dana Desa Bukan Hanya Untuk Pulau Jawa

 

“Dibuatkan payung hukum untuk memberikan kepastian, namanya Undang-Undang Amnesti Pajak. Kepastian, bukan hanya Perpres (Peraturan Presiden), Permen (Peraturan Menteri), ini sudah Undang-Undang, artinya kepastiannya jelas,” ujarnya.

“Sebagai perwujudan cinta kepada negara maka tidak ada alasan lagi bagi wajib pajak untuk tidak mengikuti program amnesti pajak”. Tambahnya. (bt)

Baca Juga:  Pemprov Banten Raih Apresiasi Dari Kementerian Keuangan Atas Predikat WTP 2019