Jalan Aat Rusli Cilegon Kembali Terendam

BT, Cilegon – Setelah hujan lebat melanda Kota Cilegon kembali direndam banjir salah satunya di Jalan Aat Rusli (JAR) di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Senin (18/5/2020) petang. 

Pantauan dilapangan, jalur jalan di JAR sepenuhnya tertutup air, ketinggian air saat itu mencapai betis orang dewasa. Gara-gara hal tersebut, lalu-lintas di JAR terganggu, banyak kendaraan yang mogok akibat kemasukan air, bahkan bemper kendaraan pribadi sampai ada yang lepas. Tampak pula sejumlah kendaraan ragu untuk meneruskan perjalanan. Ini membuat jalan tersebut mengalami kemacetan parah.

Sementara di tempat berbeda di Kelurahan Karangasem Kecamatan Cibeber juga terendam banjir. 

Salah warga sekitar Budi (27) mengatakan jika JAR kebanjiran sejak pukul 16.00 WIB. Penyebabnya tidak lain lubang saluran air di sepanjang jalan terlalu kecil. 

Baca Juga:  Serka Yusuf : Kedekatan dengan Anak-anak menjadi Ukuran keberhasilan TMMD

“Lubang pembuangan airnya terlalu kecil, sudah begitu tersumbat oleh tanah. Jadinya banjir begini,” katanya.

Menurut Doni, banjir di JAR kerap terjadi setiap hujan melanda. Ia berharap pemerintah segera melakukan perubahan pada sistem saluran air di sepanjang JAR.

“Saya berharap pemerintah segera membenahi saluran air. Sebab ini sudah sering terjadi, solusinya memang lubang air diperlebar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon Ridwan mengaku jika banjir terjadi lantaran lubang air di sepanjang jalan tersumbat. Selain karena sampah, juga karena sedimen tanah yang menumpuk.

“Memang persoalannya karena lubang air tersumbat sampah dan sedimen. Nanti kami akan benahi saluran-saluran airnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian BNN Provinsi Banten Ditengah Pandemi Covid-19

Ia mengimbau agar masyarakat di sepanjang JAR tidak membuang sampah sembarangan. Sebab hal tersebut berdampak pada tersumbatnya saluran pembuangan air. “Saya harap warga sekitar tidak membuang sampah di jalan. Karena yang merugi adalah para pengguna kendaraan ketika hujan,” tandasnya. (Boy/Red)