Ismail, Pria Pengayuh Sepeda Keliling Indonesia Kunjungi Kantor KI Banten

 

Beritatransparansi.com, Serang, Ismail pria pengayuh sepeda mengelilingi Indonesia ini kungjungi Kantor Komisi Informasi Provinsi Banten siang tadi (1/6/2016). Pria Kelahiran Indramayu ini memulai mengayuh sepeda berkilo-kilo meter sejak 20 Juni 1989, pada saat itu Ismail baru berusia 20 tahun.

 

Mengawali pembicaraan dengan tim redaksi Berita Transparansi.com, Ismail mengatakan mengayuh pedal sepeda diawali dari Indramayu menuju ke Cirebon, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Timor Timur, Irian Jaya kemudian pulang dari Irian langsung menuju Maluku, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera.

“Tujuan keliling Indonesia ini saya ingin tercatat di Guiness Book of Record, yang ingin saya raih adalah Pengoleksi Tanda Tangan terbanyak di Dunia dan sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak 3,9 jutaan tanda tangan dari berbagai macam profesi, Skill, dari Pemerintahan, dunia Perbankan dan Pendidikan”. Ujar Ismail

Baca Juga:  Hari Keempat Operasi Yustisi Gabungan, 1.868 Pelanggar Terkena Sanksi

 

Sebagai seorang penjelajah selama 27 tahun, Ismail menceritakan pengalamannya ketika itu di daerah Timur, dirinya pernah di hukum secara hukum adat oleh Suku Dani di Papua New Guenea (PNG), tidak hanya itu Ismail juga pernah di sandra oleh Organisasi Papua Merdeka saat itu.

 

“Saya juga pernah terdampar di Pulau Kei Kecil Maluku, lalu pernah mengalami di sandra oleh Kelompok Fretilin di Timor-Timur”. Katanya menambahkan.

 

“Apabila tercatat didalam Guiness Book of Record, saya ingin menjadi kebanggaan anak cucu kelak, dan ingin mengharumkan nama diri untuk Indonesia di mata Internasional sebagai Pengoleksi Tanda Tangan Terbanyak” Tutupnya.

(BT)