Ida Nuraida Melepas 296 Mahasiswa Kelompok Kerja Mandiri (KKM) di 6 Kecamatan Kabupaten Serang

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Staf ahli Bupati Serang bidang pemerintahan, Ida Nuraida, melepas 296 mahasiswa Kelompok Kerja Mandiri (KKM) di Pendopo Kabupaten Serang, Sabtu (20/7/2019).

Turut hadir selain Ida yakni Wahid Sumarjo Anggota Pembina Yayasan YIPPI, Puput Puspitorini Ketua STKIP Pelita Pratama, Sastra Wijaya Ketua LPPM/Ketua pelaksana KKM STKIP Pelita Pratama, H. Erik Syehabudin Ketua LPPM STIE Prima Graha, Edi Muhammad Abduh Ketua Pelaksana KKM STIE Prima Graha, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Peserta KKM STKIP Pelita Pratama dan STIE Prima Graha Tahun 2019.

Bertemakan KKM STKIP Pelita Pratama Pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi Melalui Pendidikan Terpadu Berbasis Pemberdayaan Masyarakat, resmi dilepas oleh Ida.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Lampung Disambut Bupati Tuba

Ida mengatakan, Pelaksana KKM (1) bulan yang di mulai dari 20 Juli hingga 20 Agustus 2019 ini tersebar di enam (6) kecamatan di Kabupaten Serang. “Kec. Waringin Kurung, Padarincang, Ciomas, Baros, Kibin, Cikande,” kata Ida di depan seluruh tamu undangan yang hadir.

“Dari 296 mahasiswa, STKIP Pelita Pratama sebanyak 93 Mahasiswa dibagai dua (2) Kelompok, sedangkan
STIE Prima Graha sebanyak 203 Mahasiswa,” sambungnya.

Ida berpesan kepada mahasiswa yang ikut KKM agar seluruh mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah dipelajari di Perguruan tinggi, serta peserta dapat bekerjasama dengan organisasi pemerintahan, tokoh agama, organisasi kepemudaan dan masyarakat serta stackholder lainnya dalam menjalankan program-program kerja KKM nantinya.

Baca Juga:  Bupati Tuba Beri Santunan 25 Anak Yatim Berupa Beras

“Agar semua peserta KKM nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia di Kab. serang sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata atas penyelenggaraan KKM,” tutur Ida.

Selain itu, Anggota pembina Yayasan Insan Pelita Pratama (YIPP) mengungkapkan bahwa kegiatan KKM tahun 2019 ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan di di gabung dengan Universitas lain.

“Ini merupakan kegiatan pertama yg di gabung antara STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama karena memang masih satu yayasan, hal ini juga dilakukan sebagai upaya persiapan untuk transformasi perubahan bentuk menjadi Universitas Prima Graha,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana KKM STKIP Pelita Pratama, Sastra Wijaya dalam laporanya menyampaikan bahwa, peserta KKM Tahun 2019 harus betul-betul cermat dalam menyusun program yang akan dijalankan dalam KKM, karena mahasiswa sebagai agen perubahan.

Baca Juga:  Pemkab Tuba Kembali Dapat Opini WTP Dari BPK RI

“harus betul-betul meninggalkan kenangan yang bermanfaat bagi masyarakat, tidak harus berupa fisik, tetapi mampu mengembangkan potensi yang ada dimasyarakat,” jelasnya

“KKM tahun ini bertepatan dengan momentum pemilihan kepada desa (Pilkades) serentak, karnanya mahasiswa harus ekstra berhati-hati dan jangan terprovokasi, apalagi sampai memprovokasi, harus betul-betul bisa untuk menempatkan diri,” pesan Sastra kepada seluruh mahasiswa. (ABT)