Hasil Panen Padi Meningkat, Petani Ungkap Peran Pemerintah

BT, SERANG – Program pertanian di Kabupaten Serang terus membaik dan setiap tahunnya mengalami kemajuan, terlebih untuk lahan pertanian tanaman padi yang didukung dengan sarana prasarana yang baik juga, seperti pengaliran air irigasi yang mengaliri aliran ke lahan pertanian.

Ketua Komunitas Penggilingan Padi Kabupaten Serang, Apipi yang di temui di kecamatan pontang, Selasa (11-08-2020) tepatnya di lokasi penggilingan padi milik Hamid mengatakan produksi hasil panen saat ini sudah mencapai diangka 7 ton per hektare, biasanya di bawah angka tersebut sekitar kurang lebih 5 ton per hektar,seiring membaiknya hasil pertanian karena peran pemerintah daerah di masa kepemimpinan Ratu Tatu Chasanah-Pandji tirtayasa.

Apipi mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pemerintah Kabupaten Serang khususnya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang sangat peduli terhadap apapun permasalahan di petani, menurutnya pemerintah daerah turun langsung mengatasi persoalan di pertanian.

Baca Juga:  KI Kalbar Studi Banding ke KI Banten Bicarakan Soal PSI

“Alhamdulillah bersyukur sekarang hasil pertanian semakin baik, hasil panen padi juga sekarang rata-rata sudah di angka 7 ton, padahal dibanding dulu dulu masih kurang hanya di kisaran 5 ton saja, namun sekarang sudah lebih baik. Ada beberapa faktor seperti pola tanam yang serentak, peran dinas yang gencar sosialisasi terkait pertanian ke petani melalui gapoktan secara rutin, dan Alhamdulillah sekarang untuk irigasi tidak ada kesulitan”ungkapnya.

Apipi pun menaruh Harapan Besar untuk Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Agar kedepannya bisa melanjutkan kembali program yang pro terhadap petani mengingat peran bupati terhadap pertanian sangat peduli dan konsen, sehingga bisa dilanjutkan ke depannya agar kesinambungan dengan tetap melanjutkan program di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Menpan RB Resmikan Mall Pelayanan Publik Pemkab Tulangbawang

Sementara itu petani lainnya, Ketua Gapoktan Harapan Makmur Hamid mengakui Pemkab Serang sangat konsen terhadap pertanian.

“terlebih untuk menggunakan produk lokal seperti beras jaseng bisa terangkat lagi.dan harapannya di bawah kepemimpinan bupati Tatu beras Jaseng yang kini sudah mulai di kenal dan semoga kedepannya juga lebih sukses lagi,” tandasnya. (Abt/red)