Gubernur NTB Mengutuk Aksi Pemboman Di Gereja Samarinda

Beritatransparansi.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi bersama seluruh tokoh agama di NTB mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Oikumene, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Dilansir dari republika.co.id ia mengatakan bahwa aksi mengenai kekerasan dan yang merusak kebangsaan tidak bisa ditolerir.

 

“Bahkan ada yang meninggal dunia, putri kecil 2,5 tahun namanya Intan, semoga Allah muliakan jiwanya,” ungkap Zainul Majdi di Pendopo Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Mataram, Senin (14/11/2016) malam.

 

Terhadap tindakan aksi teroris itu, menurut Zainul Majdi seluruh umat beragama menentang dan mengutuk aksi pemboman tersebut.

 

Diketahui, Pembacaan sikap ini juga dihadiri Tokoh Agama Kristen di Mataram, Yahya Mugiono, Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB I Gde Renjana, Sekretaris PWNU NTB Lalu Winengan, dan sejumlah tokoh agama serta pimpinan pondok pesantren di NTB. (bt/republika)

Baca Juga:  Pemprov Banten Raih Apresiasi Dari Kementerian Keuangan Atas Predikat WTP 2019