Gubernur Lampung Hadiri Acara Annual International Confrence On Islamic Studies

 

Beritatransparansi.com, Bandar Lampung – Negara Indonesia sebagai pemeluk agama Islam terbesar harus juga diimbangi menjadi penduduk beragama yang berkualitas. Sehingga Islam Indonesia bisa memberi manfaat dan rahmat serta mempunyai andil dalam perubahan dunia yang lebih baik. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo dalam sambutannya di acara Annual International Confrence On Islamic Studies (AICIS) ke -16 di Ballroom Novotel Lampung, Selasa malam (1/11/2016).

 

Ridho mencontohkan sebuah prinsip agar Islam bisa menjadi rahamatan lil alamin atau menjadi rahmat untuk masyarakat sekitarnya salah satunya menghidupkan ajaran agama di lingkungan sekitar.

 

Seperti Provinsi Lampung, Kata Ridho, pernah dikenal dengan kejahatan begal, namun belakangan hal tersebut mulai teratasi oleh penegak hukum yang ada di Lampung. Lebih jauh, kejahatan seharusnya bisa dicegah tangkal bila kegiatan keagamaan hidup.

 

“Kita lawan kejahatan, bukan orangnya yang kita habisi tapi kejahatannya yang kita habisi, lewat ajaran agama. Sehingga bisa hijrah ke arah yang lebih baik. Keinginan saya pesantren dan Perguruan Tinggi Agama tidak hanya menjadi menara gading namun juga bisa menjadi rahmat untuk wilayah sekitarnya.” Tegas Ridho.

 

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Lampung siap menanggung biaya hidup santri dan mahasiswa yang terjun ke desa, agar mereka bisa pula menghidupi masjid dan memberi pengaruh yang positif di tengah masyarakat. Sehingga Pesantren dan Perguruan Agama memiliki peran kepada masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik dan hal ini sedang di programkan dengan IAIN dan pesantren-pesantren di Lampung begitupun mengenai konfrensi AICIS,

 

Ridho berharap menelurkan gagasan dan kajian-kajian Islam yang bermanfaat untuk peradaban dunia khususnya Indonesia.

 

Pada kesempataan itu, Gubernur tak menyianyiakan pula kehadiran Menteri Agama, Ridho menyampaikan 2 permohonan kepada Lukman Hakim. Pertama percepatan kenaikan status IAIN Raden Intan menjadi UIN, kedua adalah mengenai Embarkasi Haji langsung menyambut Bandara Internasional.

 

“Status UIN nantinya akan memberikan efek yang baik bagi perkembangan pendidikan agama di Lampung,” tutur Ridho

 

Untuk itu, tambahnya, Pemprov siap mendukung untuk lebih memajukan UIN, kami hibahkan lahan  50-100 hektar. Selain itu pak Menteri, Bandara yang terus kami perjuangkan pembangunannya sebentar lagi akan menjadi Bandara Internasional, kami mohon dukungan dan rekomendasi agar Lampung bisa menjadi embarkasi haji penuh. “Kami Pemprov siap menghibahkan tanah untuk asrama haji, sehingga bisa menjadi embarkasi haji.” ujar Ridho.

 

Pada awal sambutan Ridho juga tak lupa menjual potensi wisata yang dimiliki Lampung kepada ratusan delegasi luar negeri, Rektor Perguruan Tinggi Agama, dan ratusan undangan konfresnsi yang hadir, agar mereka setelah konfrensi bisa menyisihkan waktu untuk berlibur selagi berada di Lampung. (angga/red)