Gereja dan Aliansi Pemuda Peduli Kerukunan

Suasana peserta audiensi : Mukhtar Ansori atijani, M Rijal, Sabroni
Suasana peserta audiensi : Mukhtar Ansori atijani, M Rijal, Sabroni

Beritatransparansi.com, SERANG, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang membuka komunikasi dan dialog seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat terkait perawatan kerukunan umat beragama sesuai tugas pokok dan fungsinya diantaranya melakukan fasilitasi pendirian/pembangunan rumah ibadah melalui penerbitan rekomendasi yang diatur pada pasal 14 PBM nomor 9 dan 8 tahun 2006, hal ini disampaikan oleh Dr. H. Asnawi Sarbini, MPA selaku Ketua FKUB Kota Serang dalam pertemuan audiensi dengan Aliansi Pemuda Peduli Kerukunan di Kantor FKUB dikawasan alun-alun Kota Serang, Selasa, (14/3)

 

Hadir dalam audiensi tersebut dari Aliansi Pemuda diantaranya Sabroni (Pemuda Ansor), M. Darif (Ansor), Muktar Ansori Atijani (PKC PMII Banten), Andi (Tjokro), Asep Rahmatullah (IMM/KNPI Banten), M Rijal (KNPI Kota Serang), AM Yasir (IPNU), Wawan K (KNPI kota Serang), Faisal Rahman, Tirta Fauzi,  Iman Abdul M, Sofyan Hadi,  dan lain-lain pemuda se Banten.

 

Audiensi dan dialog diterima oleh Dr. H. Asnawi Sarbini, Amas Tadjuddin, Aries Widodo (Hindu), Sanjaya (Katolik), Sakhrudin, dan Hj Hafadzoh.

 

Amas Tadjuddin menyatakan ucapan terimakasih kepada Aliansi Pemuda yang mau peduli terhadap kerukunan umat beragama di Kota Serang terutama saat ini terkait dengan perkembangan pembangunan gereja bethel yang perizinanya disoal oleh berbagai kalangan masyarakat.

Poto bersama aliansi pemuda peduli kerukunan dengan FKUB Kota Serang

“itulah sebabnya maksud kami datang audiensi kepada FKUB untuk menyamakan persepsi agar bersama sama dapat menjaga kerukunan yang sudah sangat baik terjalin di Kota Serang”, demikian disampaikan oleh Sabroni pimpinan rombongan aliansi pemuda dihadapan pengurus FKUB.

 

Selanjutnya, Amas Tadjuddin menjelaskan kronologi permohonan rekomendasi gereja bethel seperti yang telah dijelaskan dalam berbagai acara dan kesempatan sebelumnya, yang pada intinya adalah ada kejanggalan prosedur dan ketidakjujuran dari korespondensi pihak gereja.

 

Audinsi dan dialog penuh keakraban ini juga membahas soal pentingnya bersama sama bersinergi menjaga kerukunan kedamaian dalam situasi apapun serta saling memahami bahwa modal kerukunan itu sangat mahal seperti disampaikan Andi dari pemuda Tjokro diamini M Darif dan ditambahkan Muktar bahwa masyarakat jangan terpancing dan dimanfaatkan oleh “penumpang gelap” untuk membuat disharmoni di Kota Serang.

 

Pada kesempatan yang sama, Sakhrudin dari FKUB menanggapi kepedulian aliansi pemuda mempertegas bahwa dalam hal gereja bethel merupakan harga mati cabut IMB, kembali ke bentuk gedung semula, bongkar konstruksi baja bagian depan, dan ini yang ditolak oleh gereja.

 

“jadi jelas siapa yang membuat masalah tentu pihak gereja, bukan FKUB, oleh karena itu, seharusnya pihak gereja bethel yang harus diajak bicara untuk menjaga kerukunan sehingga tidak terkesan pihak FKUB membesar-besarkan masalah,  padahal FKUB memegang teguh amanat PBM nomor 9 dan 8 tahun 2006,” pungkasnya.

 

Audiensi diakhiri dengan pernyataan sikap dari aliansi pemuda yang dibacakan Sabroni yang pada intinya mendukung langkah langkah FKUB Kota Serang untuk terus berupaya merawat kerukunan umat beragama di Kota Serang.

 

Selanjutnya sebagai penutup audiensi dilakukan poto bersama dan salaman syahdu cipika-cipiki (cium pipi kanan dan kiri) saling berbisik “jagalah kerukunan dan tebarkan pesona cinta kasih kepada sesama, damai dilangit damai dibumi”.(bt)