Gelar Rakor, MUI Kota Serang Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus silaturahmi bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, Khotib Jumat, Imam, dan Pondok Pesantren se-Kota Serang di Kantor MUI Kota Serang, Senin (6/2/17).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus silaturahmi bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, Khotib Jumat, Imam, dan Pondok Pesantren se-Kota Serang di Kantor MUI Kota Serang, Senin (6/2/17).

Beritatransparansi.com, Serang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus silaturahmi bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, Khotib Jumat, Imam, dan Pondok Pesantren se-Kota Serang di Kantor MUI Kota Serang, Senin (6/2/17).

 

Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dalam menghadapi problematika umat, serta membahas isu-isu yang menimbulkan situasi menjadi tidak kondusif dikalangan masyarakat.

 

Disela-sela acara rakor, Ketua MUI Kota Serang KH. Mahmudi mengimbau kepada masyarakat supaya tidak terbawa arus dan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi terhadap oleh siapapun yang bersifat adu domba.

 

“Masyarakat harus tenang, jangan mudah terprovokasi oleh siapapun, serahkan persoalan ini kepada kami (MUI-red) untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

 

Diketahui, sebelumnya MUI Kota Serang pernah menyatakan sikap terhadap yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dan bersama kuasa hukumnya kepada Ketua MUI Pusat K.H. Ma’Ruf Amin saat menjadi saksi ahli didalam kasus penistaan agama yang dianggapnya saksi tidak objektif dalam memberikan keterangan didalam persidangan. (bt/red)