Gelapkan Kiloan Emas, Ervin Jadi DPO

BT, Jakarta – Ervin Ade Purnomo mantan karyawan Toko Emas Bintang Mas dilaporkan ke pihak berwenang karena diduga menggelapkan kiloan perhiasan emas senilai kurang lebih 10 hingga 15 milyar rupiah.

Eddy sang pemilik toko melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang yakni kepolisian. Menurut Eddy, keberadaan Ervin menghilang bersama sang istri.

“Dimana awal domisili Ervin berada di Jalan Kecipir Raya Cibodas Tangerang, sekarang tidak tau ada dimana,” ungkapnya.

Lanjut Eddy, adapun informasi terakhir diketahui bahwa pelaku Ervin berada di Jalan Pulo Asem, Pulogadung, Jakarta.

“Bagi siapa yang dapat memberikan informasi mengenai tempat persembunyian Ervin telah disiapkan uang sebesar Rp 100 juta dan bisa menghubungi telepon 081280385331,” paparnya.

Baca Juga:  KI Kalbar Studi Banding ke KI Banten Bicarakan Soal PSI

Dalam hal ini, Polres Jakarta Timur sebagai penerima laporan dari masyarakat dimana telah terjadinya dugaan tindak pidana penggelapan oleh pelaku Ervin mengatakan melalui Kasat Reskrim nya yaitu AKBP Imron Ermawan S.H,S.I.K,M.H.

“Pokoknya masih dalam proses pencarian,” ujarnya singkat sambil keluar dari ruangannya di Mapolres Jakarta Timur Jalan Matraman Raya.

Karena sikap tidak kooperatif yang ditunjukan oleh Ervin, maka hal ini pihak Polisi menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO pada 19 Agustus 2020 dengan nomor DPO/69/VIII/2020/Reskrim berdasarkan laporan polisi Nomor : 567/K/III/2020/Res.Jt. tanggal 28 Maret 2020. (Andri/Red)