DPRD Lamteng Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD TA 2017

Bupati Lampung Tengah Mustafa saat memberikan sambutan Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD TA 2017, Kamis (24/11/2016)
Bupati Lampung Tengah Mustafa saat memberikan sambutan Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD TA 2017, Kamis (24/11/2016)

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Tengah (DPRD Lamteng), menggelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD ) Lamteng Tahun Anggaran 2017.

 

Rapat Paripurna ini diselenggarakan digedung Dewan setempat, Kamis (24/11/2016), dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lamteng Hi. A. Junaidi Sunardi yang didampingi Wakil Ketua II DPRD Lamteng Riagus Ria, Wakil Ketua III, Hi. Joni Hardito, para Anggota DPRD Lamteng dan Sekretaris DPRD Lamteng, Hi. Syamsi Roli.

 

Turut hadir pula pada Rapat Paripurna ini, Bupati Lamteng Dr. Ir. Hi. Mustafa, Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, para Asisten dan Stap Ahli dilingkungan Pemkab Lamteng, para Kepala SKPD Lamteng, Kapolres Lamteng AKBP. Dono Sembodo, Dandim Lamteng Jajang Kurniawan, dan jajaran Forkopimda Lamteng.

 

Ketua DPRD Lamteng Hi. A. Junaidi mengatakan bahwa RAPBD ditahun anggaran 2017 ‎telah disusun dengan memperhatikan prediksi penerimaan daerah yang lebih realistis. “RAPBD 2017 ini akan dialokasikan pada bidang perioritas yang dapat menunjang penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,”ujar Politisi Partai Golkar ini.

 

Pada kesempatan itu juga, Bupati Lamteng Dr. Ir. Hi. Mustafa menuturkan, bahwa RAPBD ditahun anggaran 2017 diperkirakan sebesar Rp. 2,272 triliun, atau mengalami penurunan sebesar 5,35 persen dibanding target pendapatan dalam APBD tahun anggaran 2016, yang sebesar Rp. 2,400 triliun.

 

“RAPBD ditahun 2017 akan kita prioritaskan untuk pelayanan pada bidang infrastruktur‎, Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Pemberdayaan masyarakat dan kegiatan penunjang pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat lainnya,”ujar Mustafa dalam sambutannya.

 

Mustafa mengatakan, dengan kondisi pendapatan yang menurun dibanding ‎tahun anggaran 2016, Pemkab Lamteng akan berupaya melaksanakan kegiatan pembangunan sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah anatara lain dibidang infrastruktur, Keamanan, Pertanian dan lain-lain dengan melakukan skala prioritas.

“Kami berharap kepada para Pimpinan DPRD dan seluruh anggota DPRD Lamteng, agar kiranya dapat bersama-sama mencermati dan membahas Rancangan APBD ini, sehingga dapat dirumuskan APBD yang lebih realistis sesuai dengan kebutuhan dan dapat memenuhi harapan masyarakat,” imbuh bupati yang berpasangan dengan Loekman Djoyosoemarto ini.

 

‎Kalau untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditahun anggaran 2017, bupati muda ini menyatakan, akan mengalami kenaikan sebesar 14,85 persen dibanding target PAD pada APBD tahun anggaran 2016, atau meningkat dari angka Rp. 104.784 milyar menjadi Rp. 120.346. milyar.

 

“Kenaikan ini diperkirakan akan terjadi pada penerimaan Jaminan Kesehatan Nasional dan Badan Layanan Umum Daerah, Rumah Sakit Daerah Demang Sepulau Raya (BLUD RSD DSR).”ungkap orang nomor satu di kabupaten yang berjuluk Bumi Beguai Jejamo Wawai ini. (angga/red)