DPO Sejak 2015, Dua Pelaku Begal dan Pembunuhan diringkus Polsek Terbanggi Besar

Dua tersangka Ridwan dan Agus Setiawan saat diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar, Selasa (31/01/17).
Dua tersangka Ridwan dan Agus Setiawan saat diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar, Selasa (31/01/17).

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah – Lagi-lagi Jajaran Kepolisian Polsek Terbanggi Besar berhasil meringkus dua buronan kasus Pembegalan dan Pembunuhan (Curas), yang terjadi di Jalan KH. Ahmad Dahlan (Taqwa), Kelurahan Bandar Jaya Timur pada 2015 silam. Kedua tersangka tersebut yakni Agus Setiawan dan Ridwansyah warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

 
Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Saifuloh mengatakan, kedua tersangka berhasil diamankan ditempat yang berbeda. ”Awalnya kita menangkap tersangka Agus. Setelah kita kembangkan, hasil dari pengakuan Agus, tersangka Ridwan terlibat dalam kasus tersebut, sehingga kita lakukan penggrebekan di kediamannya dan berhasil kita amankan,”ujar Kapolsek kepada awak media saat menggelar ekspos perkara di Mapolsek setempat, Selasa (31/1).

Dijelaskannya, dalam kasus Curas ini, masih ada ‎satu tersangka yang belum berhasil ditangkap. Tersangka merupakan Eksekutor dalam kasus tersebut yang berinisial (KI),”Kasus ini masih terus kita kembangkan, Insyallah tersangka KI secepatnya dapat kita tangkap.”tegas mantan Kapolsek Gunung Sugih ini.

Atas perbuatan kedua tersangka, ungkap Kapolsek, tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun pejara dan 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun.

“Tersangka saat ini masih kita amankan di Mapolsek setempat, untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, dan untuk barang bukti yang digunakan pelaku, saat ini belum berhasil kita ungkap, ‎karena kedua tersangka sudah berulang kali melakukan aksi kejahatannya‎.” pungkasnya.

Sementara pengakuan dari tersangka Ridwan, dirinya sudah 3 kali melakukan aksi kejahatannya dibeberapa TKP yakni Gang Maut, Karang Endah, dan Perumahan GM.” Saya baru tiga kali ini mas, uangnya untuk makan anak istri saya,”ujarnya.

Sedangkan pengakuan dari tersangka Agus, dirinya sudah 4 kali melakukan aksi kejahatannya dibeberapa TKP yakni Bandar Jaya Timur, Bandar Jaya Barat, ‎Gang Maut dan Karang Endah.” Saya baru empat kali pak, hasilnya untuk biaya hidup sehari-hari,” tutupnya. (Tam/red)