Ditengah Pandemi Covid-19, Bank Keliling Dan Debt Collectore Dilarang Nagih di Desa Ini

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Pemerintah Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, mengeluarkan kebijakan agar debt colector hingga bank keliling, melakukan penagihan ataupun penarikan unit secara paksa dilingkungan desa nya, di tengah pandemi covid-19. Hal ini dikarenakan, masyarakat desanya tengah kesulitan dan keterbatasan melakukan pekerjaan, ditengah pandemi Corona dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) covid-19 di Provinsi Banten.

“Bagi para bank keliling agar tidak mengadakan perkumpulan dulu di desa saya. Kemudian khusus untuk leasing, agar tidak menarik paksa kepada nasabahnya, apalagi yang menarik paksa biasanya pihak kedua alias bukan pegawai resmi dari leasing,” kata Kepala Desa Kubang Jaya, Adam Solihin, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Sabtu (04/04/2020).

Baca Juga:  Polda Banten dan APH Daerah Gelar Rakor Percepatan Penyerapan Anggaran PEN

Peraturan tersebut telah disepakati dan di sosialisasikan ke warga, Ketua RT, Ketua RW hingga ke tingkat Polsek. Sehingga jika terjadi penarikan paksa oleh leasing hingga perkumpulan yang dilakukan bank keliling, bisa dilakukan penindakan persuasif hingga represif.

Baik masyarakat, Ketua RT ataupun Ketua RW jika menemukan penarikan paksa oleh pihak leasing dan aktifitas lainnya, diminta melaporkan ke Kantor Desa ataupun Polsek terdekat, untuk segera ditindak lanjuti.

“Apabila ada penarikan dari leasing agar melapor ke Kantor Desa atau bisa langsung ke Polsek,” terangnya.

Adam bercerita selama satu bulan massa pandemi covid-19 ini, baru ada satu kali penindakan pembubaran bank keliling yang mengumpulkan warga untuk penarikan kredit ke masyarakat di desanya. Namun hal itu terjadi saat peraturan itu baru dikeluarkan. Meski bisa di maklumi, namun tetap saja harus dibubarkan karena adanya kebijakan Social Distancing atau menjaga jarak antar individu dan tidak boleh berkerumun.

Baca Juga:  Perkuat Jajaran, Bawaslu adakan Workshop Penanganan Pelanggaran Pidana Pemilihan

Jika masih nekat melakukan penarikan kredit hingga unit ditengah pandemi covid-19, maka akan ditangani oleh Kepala Desa dan pihak kepolisian.

“Beberapa hari lalu sudah diadakan penggrebegan oleh Kapolsek dan anggotanya disuatu perkumpulan para penagih bank keliling. Begitu juga bagi para penarik leasing agar bekerja sesuai aturan yang berlaku saat ini,” jelasnya. (Red)