Dalam Waktu Dua Minggu Sektor Terusan Nunyai Berhasil Amankan Enam Tersangka

Polsek Terusan Nunyai saat ekspose perkara, Jumat (25/11/2016)
Polsek Terusan Nunyai saat ekspose perkara, Jumat (25/11/2016)

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah – Kepolisian sektor Terusan Nunyai berhasil mengamankan enam tersangka dalam kurun waktu dua minggu, Saat ekspose di Mapolsek Terusan Nunyai, Jum’at (25/11/16).

 

Dari enam tersangka tersebut, di antaranya ungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan (curat), Pencurian dengan Kekerasan (curas), dan penyalahgunaan narkoba. Tersangka dari tindak kejahatan curat ada dua tersangka, curas satu tersangka, dan penyalahguna narkoba tiga tersangka.

 

Tersangka curas dan curat merupakan ungkap kasus dari tahun 2012, 2015, dan 2016 mereka merupakan dpo polsek Terusan Nunyai yang sudah cukup lama kita incar. Dari dua tersangka curat di antaranya atas nama Bandarudin alias manjakan dan Aan Saputra mereka berdua merupakan warga Kampung Gunung Batin dan Gunung Agung. Selanjutnya satu tersangka curas atas nama Jumadi Riyan Saputra warga Gunung Batin Udik kecamatan Terusan Nunyai.

 

“Dari ketiga tersangka sendiri diamankan barang bukti satu kunci leter T, satu sweter berwarna hitam, dan satu buah sepeda motor vega r berwarna merah. Pasal yang di sangkakan kepada ketiga tersangka tersebut adalah pasal 363 dan 365 dengan ancaman 7 tahun penjara,” ujar Akp Iwan Darmawan yang di damping kanit res Aiptu Wahyu.

 

Aksi yang biasa mereka jalankan melihat motor korban yang di parkir di halaman rumah dan sang pemilik lengah dengan cepat kunci motor di rusak menggunakan kunci leter T.

 

“Saya melakukan tindak kejahatan ini karena terhimpit permasalahan ekonomi sehingga terpaksa berbuat demikian,” ungkap Aan tersangka curat.

 

“Selain mengamankan tersangka curat dan curas kita juga mengamankan 3 tersangka penyalahgunaan narkoba. Tersangka atas nama Daironi alias Roni, Indrawati, dan Sadijaya alias Jati. Dari ketiga tersangka kita amankan barang bukti sabu sebnyak 2.6 gram dan yang sudah siap edar berjumlah 7 paket, timbangan, bong (alat hisap sabu), plastik klip bening, sekop, dan korek api,” Jelas Kapolsek.

 

Berdasarkan keterangan salah satu tersangka ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang tinggal di kampung Gunung Sugih Baru kabupaten Pesawaran.

 

“Biasa membeli 600 ribu lalu di buat paket-paket kecil. Barang tersebut di jual dengan harga 100-150 ribu,” terang Sadijaya

 

Kapolsek menerangkan, Satu tersangka masih di amankan di mapolsek dan dua lainnya telah kita serahkan ke sat res narkoba polres lampung tengah demi penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Pungkas Iwan Darmawan. (angga/red)