Calon Haji Khusus Ditempatkan di Ring 1 Masjidil Haram

MAKKAH – Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) telah menyiapkan akomodasi bagi 13.476 Jamaah Calon Haji Khusus selama berada di Makkah. Mereka akan ditempatkan di sejumlah hotel dekat Masjidil Haram.

“Pemondokan yang akan ditempati jamaah haji khusus adalah hotel di sekitar Masjidil Haram. Jaraknya relatif dekat, minimal hotel bintang 4 tapi hampir semua bintang 5,” ujar anggota pengawas PPIH Arab Saudi Matyuri kepada Media Center Haji, Minggu (14/8/2016) malam.

Hotel-hotel yang dimaksud di antaranya: Hotel Hilton, Intercontinental Dar Attauhid, Grand Zamzam, Al Safwah, Rayhan Rotana, Movenpick, Hajar Tower, Anjum Hotel, Dar Al Ghufron, Ajyad Makkah Makarim, Elaf Kindai, Royal Dar El Iman, Retaj Al Baityn Fairmon, Al Jewar Royal Orchid, Hyat Royal Regency, dan Marwah Rotana.

Sementara itu, jamaah haji reguler akan ditempatkan di sejumlah hotel standar bintang tiga yang tersebar di enam wilayah, yaitu di wilayah Aziziah, Mahbas Jin, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Syisyah. Jarak terjauh pemondokan dari Masjidilharam sekira 4.500 meter.

Namun, para jamaah tak perlu khawatir karena pemerintah telah menyediakan transportasi berupa 314 bus shalawat untuk antar jemput dari pemondokan ke Masjidil Haram dan sebaliknya, selama 24 jam nonstop.

Perbedaan fasilitas di atas tak lepas dari perbedaan ongkos haji dan lamanya jamaah berada di tanah suci. Untuk jamaah haji reguler pemerintah menetapkan BPIH sebesar Rp31 juta-Rp38 juta tergantung embarkasi.

Nominal ini merupakan biaya tiket penerbangan, transportasi selama di tanah suci, biaya pemondokan, dan living cost. Sementara biaya penyelenggaraan haji khusus, Fachri membeberkan batas minimal sebesar USD8 ribu per jamaah atau sekira Rp105 juta, namun batas atasnya diserahkan kepada jamaah dan PIHK.

“Maksimum tidak terbatas, sesuai kesepakatan jamaah dan penyelenggara,” pungkasnya.

Adapun lama durasi tinggal di tanah suci bagi jamaah haji khusus selama 27 hari dan jamaah haji reguler 39 hari.

 

Sumber