BNN Banten Ciduk MN Bawa Shabu 5,2 Kg Dalam Mobilnya

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis Shabu yang akan dikirim ke wilayah Jakarta pada Sabtu (6/7/2019).

Shabu yang berasal dari Aceh tersebut digagalkan oleh anggota BNN Provinsi Banten berdasarkan adanya informasi dari masyarakat bahwa ada satu unit mobil Mitsubishi Grandis berplat nomor polisi (Nopol) B 1036 FFG yang mencurigakan.

“Kita dapat informasi bahwa ada pengiriman narkotika jenis Shabu yang berasal dari Aceh yang rencananya akan dikirim ke Jakarta,” kata Birgadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Tantan Sulistyana saat melakukan press rilis di Aula kantor BNN Provinsi Banten, Kamis (18/7/2019).

“Kita lakukan pengintaian di pelabuhan Merak. Sempat terjadi pengejaran, Pada akhirnya kita amankan mobil bersama pengendaranya tersebut di jalan raya Merak KM.01 Lingkungan Gerem Raya Kota Cilegon – Banten,” sambung Tantan.

Baca Juga:  Kapolda Banten : Selamat dan Sukses Atas Terlaksananya Rakernas SMSI

Saat dilakukan penghentian mobil dan pemeriksaan, lanjut Tantan, Pelaku MN (39) merupakan warga Jakarta yang menjadi kurir langsung mengakui bahwa mobil yang dikendarainya berisi narkotika jenis Shabu.

“Ketika diperiksa ia mengakui bahwa membawa barang haram tersebut, ia menyimpan nya di dalam tangki bahan bakar mobil,” ungkap Jenderal bintang satu itu kepada awak media

Ketika MN mengakui dimobilnya membawa narkoba, anggota BNN Provinsi Banten langsung membawanya ke sebuah bengkel yang berada di jalan Raya Petir lingkungan Banjar Asri Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang.

“Tim langsung membawa mobil bersama pelaku ke bengkel Delta untuk melakukan pembongkaran terhadap tengki bahan bakar mobil tersebut, dan ditemukan barang bukti narkotika jenis Shabu sebanyak lima (5) bungkus,” jelas Tantan.

Baca Juga:  Bupati Tuba Winarti Beri Bantuan Kepada Kelompok Wanita Kreatif

“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan keatas yang menyuruh NM adalah berinisial AG di Aceh. Mereka berbeda jaringan dari penangkapan-penangkapan sebelumnya, tetapi kalau kita lihat bungkus dari Shabu ini, sudah tidak asing lagi, Shabu ini bisa jadi berasal dari China,” imbuh Tantan.

Selain mengamankan MN dan mobilnya, BNN Provinsi Banten menyita barang bukti lain berupa satu (1) buah kartu ATM Mandiri, uang tunai sebesar Rp 868.000 ribu, satu (1) unit Hp merk Vivo, satu (1) unit Hp merk Samsung.

“Dari penangkapan MN dan barang bukti 5,2 Kg Shabu, dapat menyelamatkan kurang lebih 26.000 orang generasi penerus bangsa,” tutup Tantan.

Dengan ini, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 sampai 15 tahun penjara. (KI)

Baca Juga:  Polres Serang Berhasil Tangkap Pelaku Penggelapan Sepatu Milik PT PWI