Banten Akan Diubah Oleh WH Seperti Masa Sultan Maulana Hasanudin

BeritaTransparansi.co.id, Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menggelar acara buka puasa bersama (bukber) dengan Wartawan Pokja Provinsi Banten dan paguyuban warga Banten dirumah dinas Gubernur, Rabu, 29/5/2019.

Dalam sambutannya, WH mengatakan, rumah dinas yang saat ini ditempatinya ialah rumah rakyat Banten, karena berdirinya rumah dinas Gubernur merupakan dari uang rakyat,

“Disini mengadakan buka puasa bersama tiap hari, jika ada warga Banten yang ingin kesini, ya silahkan-silahkan saja, karena ini rumah kita,” Kata WH, disambut tepuk tangan oleh peserta yang hadir.

WH juga mengungkapkan soal hasil pemilihan sekertaris daerah (Sekda) Provinsi Banten yang dalam hasil pemilihannya ternyata Al Muktabar sebagai pemenang dan menduduki posisi Sekda,

Baca Juga:  TIM dan AH Ditangkap Polisi Terkait Shabu

“Jangan ada yang tersinggung jika orang Banten tidak jadi Sekda,” Ucap WH

Masih Banyak persoalan, Lanjut WH, yang harus diselesaikan untuk membangun Banten dengan berjalannya sisa kepemerintahaan WH yang sudah memasuki tiga (3) tahun ini, WH mengaku saat dirinya dilantik, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada dirinya

“Jadi, pak Jokowi berpesan kepada saya untuk segera tingkatkan dan mempercepat pembangunan di Banten, jangan sampai Banten tertinggal, Banten masih penuh dengan orang-orang korupsi,” lanjut WH

“Banten juga masih banyak orang miskin,” Sambungnya.

Selama kepemerintahaan WH, ada 20 kepala dinas yang dipecat olehnya, dan WH merasa bangga atas pemecatan yang dilakukannya,

Baca Juga:  Bawaslu Kabupaten Serang Temukan Kejanggalan Dalam Data DPS Pilkada

“Ketika saya jadi Gubernur, 20 Kepala dinas saya pecat, tetapi dengan adanya pemecatan tersebut Banten ada perubahan, contohnya pembangunan Banten lama dan betonisasi jalan,” Aku WH

WH mengharapkan dengan adanya Banten lama akan jadi icon Budaya daerah bahkan Nasional, “saya akan kembalikan Banten seperti jamannya Sultan Maulana Hasanudin, saya akan hapus nama kotor Banten, karena saat ini Banten terkenal korupsinya, akan tetapi saya butuh dukungan seluruh masyarakat Banten untuk itu semua,” Tutupnya. (KI)