Amuk Warga Pecah Pasca Vonis Pembunuhan Eno

Beritatransparansi.com, Tangerang – Sidang lanjutan Pembacaan putusan terkait kasus pembunuhan serta kekerasan seksual yang menimpa pada Eno Farihah gadis belia berusia 18 Tahun yang tergolong pembunuhan sadis di Pergudangan 8, Blok DV, RT 01 RW 06, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang terjadi pada Jumat 13 Mei 2016 lalu hari ini di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, (16/6/2016).

Terdakwa Rahmat Alim (RAI) (16) divonis hakim 10 Tahun penjara, hal ini mendapatkan reaksi dari warga yang kecewa terhadap putusan hakim, warga inginkan terdakwa dijatuhi hukuman mati oleh hakim.

Berdasarkan pantauan tim beritatransparansi.com , reaksi massa semakin tidak terkendali ketika terdakwa keluar dari ruang sidang dan digiring ke dalam mobil aparat, kerusuhan tersebut pecah sampai terjadi saling adu jotos, dan lempar batu antara massa dengan aparat kepolisian.

Baca Juga:  Polres Cilegon Monitoring Pembagian Bansos

Dalam kerusuhan tersebut mengakibatkan beberapa personil kepolisian dan massa terluka, kejadian tersebut tidak berlangsung lama, aparat kepolisian berhasil meredam amukan massa.

(iman f)