Amas Tadjuddin: Negara Wajib Hadir Memberikan Pembinaan dan Perlindungan Tanpa Kecuali Kepada Jamaah Haji

Ketua IPHI Banten saat membuka acara
Ketua IPHI Banten saat membuka acara

SERANG – Pelayanan kesehatan, penyediaan pemondokan, pelayanan makanan (katering), dan penyediaan transportasi bagi Jamaah Haji merupakan bagian dari perlindungan negara terhadap rakyatnya” demikian dikatakan Amas Tadjuddin selaku Sekretaris Umum Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kota Serang dalam acara Kegiatan Pembinaan Pasca Haji dan Sosialisasi UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan haji.

Amas Tadjuddin poto bersama panitaia Edi Rohaedi, Ernawati, dan Yayan R

Kegiatan Pembinaan dan sosialisasi berlangsung hari Selasa (07/11) di Hotel Abadi Jln Jenderal Sudirman Kota Serang, dihadiri 200 peserta haji dan hajjah diantaranya KH Mahmudi (MUI Kota Serang), H Mamun Syahroni (Ketua IPHI Banten), KH Fuad Damanhuri (Kabupaten Serang), KH Adung Abdul Mukti, H Sakhrudin (Kasi PHU Kemenag Kab Serang), H Bai Sofyani, Hj Kokom Komariah (Kasi PHU Kemenag Kota Serang), Hj Munifah (Qoriah), Hj Ernawati, dan Hj Yayan Rohayana.

Baca Juga:  Dinas PUPR Tuba Turun Ke Lokasi Perbaiki Ruas Jalan Rusak
Peserta Pembinaan Pasca Haji dan Sosialisasi

H Mamun Syahroni selaku Ketua IPHI Provinsi Banten menyatakan kepada media ini bahwa pentingnya pembinaan pasca haji sekaligus sosialisasi UU tentang penyelenggaraan haji terutama manajemen pelayanan haji agar lebih berkualitas sehingga kehadiran negara ditengah tengah kehidupan masyarakat haji sangat terasa.

Amas Tadjuddin dilokasi acara

Selanjutnya Amas Tadjuddin yang juga Sekretaris Umum MUI Kota Serang menegaskan bahwa pembinaan pasca haji merupakan momentum penting sebagai penguatan nilai nilai kemabruran haji.

“mabrur dalam haji adalah kemampuan seseorang menjalankan sikap ajaran manasik haji dalam kehidupan sehari hari seperti tidak mengumbar nafsu birahi (wala rofasa), tidak berbuat kerusakan, menyebar fitnah hoax,  dan tidak saling tuding bantah bantahan saling menyalahkan (wala Jidala) sehingga terwujud kesolehan bersama para hujaj melalui IPHI untuk kemajuan Indonesia”,tegas Amas (bt)

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Lampung Disambut Bupati Tuba