Buat Biaya Sekolah, Anak SD Jualan Kopi di Merak

BeritaTransparansi.co.id, Cilegon
Ditengah padatnya arus mudik sekitar pelabuhan Merak, Banten. Dimanfaatkan oleh segelintir orang yang terbilang masih muda bahkan dikategorikan sebagai anak-anak untuk membantu mencari rejeki orang tuanya serta membantu akan kebutahan mereka untuk biaya sekolah dengan menjual kopi keliling dan tikar alas untuk istirahat,

Anak-anak masih berusia sekitar 9-15 tahun tersebut sangatlah bersemangat untuk berdagang ditengah malam dan dinginnya angin laut yang bertiup kencang menghantam tubuh mungil mereka,

terpancar dari raut wajah yang lelah, dan mata mulai mengantuk. Akan tetepai Tidak membuat putus asa untuk berdagang kopi, maupun tikar alas duduk. Mereka menjual kopi seharga Rp 5 ribu, dan alas duduk senilai Rp 10 ribu tiga lembar kertas.

Baca Juga:  Pemkab Tuba Lantik 21 Pejabat Eselon III dan IV

Usut punya usut, alasan mereka berjualan dari pagi hingga malam hari disela-sela kesibukan sekolah adalah untuk mengumpulkan biaya sekolah, Karena mereka tidak ingin membuat beban orang tua menjadi kesusahan membiayain sekolah.

“Ya lumayan aja, bisa untuk menambah biaya sekolah,” ungkap Abdul salah satu pedagang kopi yang masih duduk di bangku kelas 5 SD, saat di temui di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Sabtu dini hari, 1/6/2019.

Abdul yang berjualan bersama teman-temannya sudah tidak menghiraukan lagi rasa lelah maupun malu karena berjualan kopi. Dirinya mengaku sudah sering berjualan di sekitar Pelabuhan Merak dari usia belia (8) tahun.

“Saya sudah sering berjualan disini dari tahun ke tahun,” katanya.

Baca Juga:  Preservasi Drainase Jalan Lintas Timur Tuba di Soal

Sementara itu pedagang lainnya, Alhadit yang berjualan alas duduk tersebut mengaku baru kali ini berjualan di Pelabuhan Merak. Alasan dirinya berjualan tidak jauh berbeda dengan Abdul, untuk membantu biaya sekolah.

“Baru ini saya berjualan, karena saya ingin membantu orang tua untuk membiayain sekolah,” ujar salah satu laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 4 SD yang tidak mau diambil gambarnya oleh awak media

Sementara pantauan di Pelabuhan Merak Banten terpantau sudah mulai padat dipenuhi dengan pengguna jalan. Hampir di setiap dermaga telah dipenuhi kendaraan roda empat maupun roda dua. (KI)