40 Demonstran Yang Terluka Di Bawa Ke RS Budi Kemuliaan

Beritatransparansi.com, Jakarta – Kericuhan antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian pecah. Berdasarkan informasi yang dilansir dari pos metro.com Sebanyak lebih dari 40 demonstran menjadi korban kericuhan mendapatkan perawatan di RS Budi Kemuliaan karena terluka akibat peluru karet, Jumat, (4/11/2016).

 

“Ada beberapa korban yang terluka di bagian kepala walau tidak mengenai bagian vital, namun korban harus menjalani perawatan 1×24 jam,” ujar Koordinator Medis GNPF Majelis Ulama Indonesia (MUI) dr. Assegaf

 

Selain korban yang terkena peluru karet, ada juga korban yang mengalami patah kaki yang disebabkan jatuh karena meloncat.

 

“Ada luka dan pembengkakan, apakah kena struktur lebih dalam, nanti kita cek setelah 1×24 jam,” ujarmya

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Lampung Disambut Bupati Tuba

 

Saat ini terlihat tampak masih banyak ambulans yang sedang berkeliling mencari korban akibat bentrokan. (bt/red)