4 Orang Meninggal Akibat Gigitan Nyamuk DBD

BT, Serang – Angka kematian penyakit gigitan nyamuk demam berdarah lampaui virus Corona atau Covid-19 di Kota Serang. Sebanyak empat orang dinyatakan meninggal akibat gigitan nyamuk ini.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang M Ikbal mengatakan, tahun 2019 lalu total manusia di Kota Serang yang terjangkit penyakit ini (DBD-Red) ada 247 orang. Di pertengahan tahun 2020 ini sudah tercatat 277 orang yang terjangkit.


“Dari 277 itu empat orang meninggal dunia, penyakit DBD ini melebihi Covid-19 dan grafiknya meningkat tajam, karena baru pertengahan tahun saja sudah 277,” katanya, Selasa (14/07/2020).


Penyakit yang berasal dari gigitan serangga nyamuk ini membuat khawatir masyarakat di tengah pandemi virus Covid-19. Tercatat, Kecamatan Walantaka yang paling tinggi terkena penyakit DBD tersebut.

Baca Juga:  Inspektorat Tuba Janji Akan Panggil Diskominfo


“Tertinggi pertama Kecamatan Walantaka, disusul Taktakan, dan Serang, sisanya tersebar di kecamatan lain,” imbuh Ikbal.


Di tempat terpisah, kepala Puskesmas Walantaka Eneng Wulan saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa di Kecamatan Walantaka yang terjangkit DBD ada 48 orang.
“Usia relatif ya, dari usia 1 tahun hingga 54 tahun. Terakhir terjangkit pada pertengahan bulan Juni kemarin,” ungkapnya.


“Kami sudah berupaya dalam memberantas nyamuk ini. Kami selalu gencar ke masyarakat untuk mensosialisasikan dan memfoging,” tukasnya. (Oki/Red)